Giliran Anggota DPR RI Kunjungi ke Stasiun


Senin, 07 Agustus 2017 - 19:17:58 WIB
Giliran Anggota DPR RI Kunjungi ke Stasiun TEMUI WARGA -- Anggota DPR RI dari Fraksi PKS Refrizal, ketika berdialog dengan warga dan pengurus Opakai, usai menggelar pertemuan dan tatap muka di Masjid Mubarak Stasiun, Minggu (6/8).  Insert: OPAKAI Bukittinggi memajangkan sapanduk besar Surek Kaba Perjuangan di Kawasan Stasiun. GATOT

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro, berencana akan berkunjung ke Stasiun Bukittinggi untuk mencarikan solusi terkaid persoalan antara warga Stasiun dengan pihak PT KAI.

Demikian disampaikan anggota DPR RI dari Fraksi PKS Refrizal, ketika berkunjung dan menggelar pertemuan dengan Organisasi Penyewa Aset Kereta Api Indonesia (OPAKAI) Bukittinggi dan warga Stasiun di Masjid Mubarak Stasiun, Minggu (6/8). Dalam kunjungannya ke Stasiun ini turut didampingi oleh anggota DPRD Bukittinggi dari Fraksi PKS seperti Syaiful Efendi, Ibnu Azis dan Arnis. Dari pengurus OPAKAI terlihat hadir Ketua Opakai Kumar Z. Chan beserta Wakil Ketua Chairunnas dan Young Happy.

“Sesampai di Bukittinggi dan sebelum bertemu dengan warga, saya telah telpon Dirut Utama PT untuk minta penjelasan. Dirut PT KAI bilang bahwa ia akan turun ke Stasiun untuk mencarikan solusi melalui jalan musyawarah dan mufakat dengan warga terdampak rencana penggusuran,” kata Refrizal di hadapan ratusan warga Stasiun dan pengurus OPAKAI.

Menurut Refrizal, dalam percakapannya dengan Dirut utama PT KAI yang didengarkan langsung oleh Ketua Opakai Kumar Z Chan, Dirut Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan bahwa ia akan menelpon PT KAI Divre II Sumbar untuk menunda penggosongan lahan yang ditempati warga sampai adanya musyawarah dan mufakat dari kedua belah pihak.

Dirut utama PT KAI juga menyebutkan, bahwa ia akan turun ke Stasiun Bukittinggi untuk bertemu dengan warga untuk mencarikan solusi terkaid dengan reaktivisasi kembali jalur kereta API. Karna pihak PT KAI tidak ingin ada gejolak antara warga dengan PT KAI, dan PT KAI juga tidak ingin ada yang dirugikan dengan persoalan ini. “Kami akan lakukan musyawarah dan mufakat dengan warga terkaid dengan rencana penggusuran yang dilakukan pihak PT KAI,” kata Edi Sumoro kepada Refrizal melalui telepon selulernya.

Sebelumya Refrizal juga menegaskan kepada Dirut utama PT KAI, bahwa yang digusur ini bukanlah barang tetapi manusia yang punya anak dan keluarga. Oleh karena itu pihak PT KAI harus memikirkan dampak yang ditimbulkan dari penggusuran yang dilakukan itu. Sebab ada sekitar lebih kurang 206 Kepala Keluarga (KK) warga Stasiun yang menempati lahan PT KAI tersebut secara legal.

“Jadi jangan PT KAI main gusur saja karna yang digusur ini adalah warga yang mempunyai anak dan keluarga yang sudah menetap puluhan tahun. Jika memang harus digusur tentu harus ada solusinya tanpa menzalimi warga. Dan PT KAI harus harif dalam menyelesaikannya,” tegas Refrizal.

Menurutnya, rencana penggusuran yang akan dilakukan oleh PT KAI jangan sampai mensengsarakan warga. Jika memang penggusuran dilakukan sesuai dengan program yang telah ditentukan, maka perlu dilakukan musyawarah dan mufakat untuk dicarikan solusinya agar tidak ada yang dirugikan.

“Jangan sampai anggaran yang disetujui DPR, DPR RI untuk pembelian alat berat dan sejenisnya digunakan untuk menggusur rakyat tanpa ada solusi. Oleh karena itu kita akan perjuangkan aspirasi warga Stasiun ini dengan menjembataninya ditingkat pusat,” ungkap Refrizal.

Sementara itu Syaiful Efendi yang mewakili Fraksi PKS DPRD Kota Bukittinggi, menyampaikan apresiasi kepada anggota DPR RI, Refrizal yang telah bersedia untuk bertemu dan bertatap muka dsengan warga Stasiun terkaid dengan persoalan yang dihadapi warga saat ini.

“Kami dari Fraksi PKS DPRD Kota Bukittinggi bersama warga Stasiun, menolak rencana penggusuran yang akan dilakukan oleh PT KAI. Oleh karena itu kami berharap agar bapak Refrizal dapat memperjuangkan nasib warga di tingkat pusat. Dan kami mendukung agar persolan ini dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat,” ungkap Syaiful.

Terpisah Ketua Opakai Kumar Z Chan membenarkan, bahwa sebelum pertemuan dengan warga, anggota DPR RI dari Fraksi PKS Refrizal, telah menelpon Dirut utama PT KAI Edi Sukmoro. Dalam percakapan itu pada intinya Dirut utama PT KAI akan berkunjung ke Stasiun untuk melakukan musyawarah dan mufakat dengan warga terdampak. Dirut PT KAI juga menegaskan, bahwa tidak ada penggusurun sebelum dilakukan musyawarah dan mufakat, dan pihaknya akan menelpon PT KAI Divre II Sumbar untuk menunda rencana penggusuran.

Opakai Bukittinggi ulasnya, sangat berterima kasih sekali kepada Refrizal dan Fraksi PKS anggota DPRD Bukittinggi yang telah meluangkan waktunya untuk bertemu dan bertatap muka langsung dengan warga Stasiun untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga saat ini.

“Jujur dalam persoalan ini, kami bukanlah penghalang untuk reaktivasi jalur kereta api dimaksud. Tapi kami hanya meminta kejujuran dari pihak PT KAI terkaid dengan rencana reaktivisasi jalur kereta api di Stasiun Bukittinggi. Jika untuk reaktivasi kami setuju. Namun jika dimanfaatkan untuk lahan komersil seperti pembangunan hotel dan balkondes jelas kami menolak,” tegas Kumar Z Chan.

Opakai Pajangkan Spanduk Surek Kaba Perjuangan.

Sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada semua lembaga yang telah membantu warga Stasiun dalam memperjuangkan nasib warga Opakai Bukittinggi memajangkan spanduk besar Surek Kaba Perjuangan Dirgahayu Republik Indonesia (RI) ke-72 di Kawasan Stasiun.

Dalam Surek Kaba Perjuangan itu dituliskan ucapan terimakasih kepada Pimpinan beserta anggota DPR RI, Sekretariat Wakil Presiden RI, DPRD Kota Bukittinggi, Komnas HAM Pusat dan Komnas HAM Provinsi, anggota DPD RI, anggota DPRD Provinsi Sumbar, Ombudsman Pusat dan Provinsi serta para tokoh dan sejumlah lapisan masyarakat Bukittinggi, dalam upaya memperjuangkan aspirasi dan nasib warga Stasiun Bukittinggi.

Dalam Surek Kaba Perjuangan itu juga dicetak berbagai media terbitan sumbar yang memuat berita PT KAI, seperti Harian HALUAN, Padang Ekpres, Rakyat Sumbar, Koran Padang dan Media Online lainnya. Selain itu juga dicetak geleri foto pertemuan Opakai dengan Lembaga Negara serta berbagai macam foto lainnya.

“Surek Kaba Rakyat yang dipajangkan itu sebagai ucapan terima kasih warga kepada semua pihak yang ikut memperjuangkan aspirasi dan nasib warga Stasiun. Sekaligus sebagai bukti dari perjuangan yang dilakukan warga terhadap upaya penggusuran yang dilakukan oleh pihak PT KAI terhadap warga, “ terang Kumar didampingi Wakil Ketua Chairunnas dan Young Happy. (h/tot)

 

Editor: Rivo Septi Andries

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]