Rasional dan Moderat, Orang Minang Tak Mudah Terpengaruh Radikalisme dan Terorisme


Selasa, 08 Agustus 2017 - 19:43:54 WIB
Rasional dan Moderat, Orang Minang Tak Mudah Terpengaruh Radikalisme dan Terorisme Foto Bersama BNPT, Forkopimda Sumbar di Padang. ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Menurut Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno, orang Minang tidak mudah terpengaruh radikalisme dan terorisme karena orang Minang berpikir rasional. Namun, data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) berbicara sebaliknya karena ada 17 teroris yang tertangkap berasal dari Sumbar.

“Orang Minang itu berpikir rasional dan moderat. Orang Minang akan menimbang untuk dan rugi sebelum melakukan sesuatu. Sejak dulu, orang Minang adalah pemikir. Lihat saja pahlawan-pahlawan nasional asal Sumbar, tidak ada yang memegang senjata seperti di daerah lain. Itu artinya, orang Minang menggunakan kemampuan berpikir untuk  berjuang. Karena itu, secara umum, orang Minang tidak akan mudah terpengaruh radikalisme dan terorisme,” ujar Irwan pada pembukaan pelatihan Duta Damai Dunia Maya untuk wilayah Padang di Basko Hotel, Senin (7/8).

Selain itu, kata Irwan, teroris atau terorisme akan sulit berkembang di Sumbar karena penduduk Sumbar 90 persen beretnis Minang alias homogen. Dalam kehidupan Minang, kata Irwan, sistem kekerabatannya tinggi. Oleh Sebab itu, orang bertingkah aneh dan tidak seperti biasanya akan mudah diketahui di Minang.

Meski demikian, kata Irwan, Sumbar harus tetap waspada karena, seperti data BNPT, tidak ada satu pun provinsi di Indonesia yang steril dari terorisme.  

Sementara itu, Kepala BNPT, Suhardi Alius, menyatakan, tidak provinsi di Indonesia yang steril dari radikalisme dan terorisme, termasuk Sumbar, meskipun jumlah teroris asal Sumbar tidak sebanyak teroris dari daerah lain.

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]