Ribuan Petani Agam dan Pasaman Menjerit, Harga Sawit Sumbar Dimainkan?


Kamis, 10 Agustus 2017 - 08:44:42 WIB
Ribuan Petani Agam dan Pasaman Menjerit, Harga Sawit Sumbar Dimainkan? Ilustasi. (Gapki.id)

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Ombudsman Sumatera Barat (Sumbar) akan memanggil dan memeriksa Kepala Dinas (Kadis) Tanaman dan Holtikultura dan Perkebunan Sumbar, Candra, sehubungan dengan belum ditetapkannya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit untuk Agam dan Pasaman Barat. Pemanggilan itu terkait pengaduan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumbar.

Kepala Ombudsman Sumbar, Yunafri mengutarakan, ada dugaan penundaan berlarut yang dilakukan Kadis Perkebunan Sumbar dalam proses penetapan harga TBS sawit untuk dua kabupaten itu. “Dari laporan asosiasi petani, penetapan harga TBS seharusnya dilakukan sekali lima belas hari, tapi kali ini telah dua bulan harga TBS gagal ditetapkan," ujarnya di Padang, Rabu (9/8).

Menurut Yunafri, ada yang aneh dengan proses penetapan harga TBS tersebut. Ia juga menduga ada proses yang telah menyimpang.

“Dinas Pertanian Agam telah melakukan penusuluran terkait dengan mitra petani, PT AMP Plantation, yang menyebutkan PT AMP adalah perusahaan pengekspor CPO. Hasil itu telah disampaikan melalui surat. Selain itu, surat resmi Sekda Sumbar ditujukan kepada Kadis Tanaman dan Holtikultura dan Perkebunan Sumbar yang intinya, agar masalah tidak berlarut, untuk sementara Kadis diminta mengacu kepada harga PT Kharisma Pemasaran Bersama (KPB), tapi rekomendasi Sekda ini juga belum terealisasi,” tuturnya.

Ia menambahkan, penetapan harga TBS, baik lokal, nasional, maupun harga ekspor, sangat berkaitan erat dengan kesejahteraan petani sawit di Sumbar. Karena itu, prosesnya harus transparan dan mengikuti prosedur atau ketentuan yang berlaku.

“Ini tidak bisa main-main karena bersangkutan dengan kesejahteraan petani. Pihak-pihak yang berkompeten harus segera mencari solusinya,” ungkap Yunafri.

Sementara itu, Ketua Apkasindo Sumbar, Irman, mendesak Sekda Sumbar untuk segera mengambil alih penetapan harga TBS sawit petani di dua wilayah tersebut karena hingga kini, sudah masuk tiga periode, penetapan harga TBS masih menemui jalan buntu.

“Akibat belum adanya penetapan harga TBS ini, ribuan petani sawit di wilayah utara I menderita. Memasuki tiga periode, mereka belum juga menerima pendapatan untuk membiayai hidup dan biaya pendidikan anak-anak mereka. Sementara, TBS sendiri telah disuplai ke perusahaan-perusahaan mitra. Seharusnya, sesuai kesepakatan mereka menerima dua kali sebulan,” ucapnya.





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 03 November 2019 - 14:58:29 WIB

    Hari Listrik Nasional, Ribuan Pegawai PLN UIW Sumbar Ikuti Green Fun Walk

    Hari Listrik Nasional, Ribuan Pegawai PLN UIW Sumbar Ikuti Green Fun Walk PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Ribuan pegawai PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar mengikuti green fun walk sebagai puncak dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-74, Minggu (3/11)..
  • Sabtu, 21 Juli 2018 - 14:36:00 WIB

    Ribuan Pekerja Demo, Tolak Pertamina Jual Aset

    Ribuan Pekerja Demo, Tolak Pertamina Jual Aset JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Merebaknya wacana PT Pertamina jual aset direspons Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu dengan menggelar demonstrasi besar-besaran dengan nama "Aksi Bela Pertamina" di depan Gedung Kementerian .
  • Kamis, 01 Desember 2016 - 18:09:29 WIB

    XL Ajak Ribuan Mahasiswa Jadi Entrepreneur Digital di Batam

    XL Ajak Ribuan Mahasiswa Jadi Entrepreneur Digital di Batam PADANG, HALUAN--Perkembangan teknologi yang kian pesat saat ini melahirkan sosok orang-orang kreatif. Untuk mendukung hal tersebut, XL selaku salah satu operator seluler terbesar di Indonesia mengambil peluang untuk mendukung.
  • Ahad, 06 November 2016 - 20:39:40 WIB
    Apresiasi Untuk Pelanggan Setia

    Akhir Tahun, Telkomsel Persembahkan Ribuan Hadiah Spesial

    Akhir Tahun, Telkomsel Persembahkan Ribuan Hadiah Spesial i samping mobil, pelanggan juga berkesempatan meraih beragam hadiah spesial lainnya, yakni 100 unit sepeda motor Honda Beat, 500 unit smartphone LG K4 yang sudah didukung teknologi 4G LTE, serta 1.000 voucher isi ulang pulsa .
  • Ahad, 06 September 2015 - 19:34:40 WIB

    Ribuan Imigran Masuk ke Austria dan Jerman

    WINA, HALUAN — Ribuan imi­gran yang kelelahan me­ma­suki wilayah perbatasan Austria. Para imigran ini di­bawa dengan menggunakan bus dari Hungaria, untuk selanjutnya menuju Wina dan juga Jerman.

    .

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM