Kisruh di Limapuluh Kota, Tokoh Adat Gerah


Kamis, 24 Agustus 2017 - 10:04:48 WIB
Kisruh di Limapuluh Kota, Tokoh Adat Gerah Bupati Limapuluh Kota dan Wakil Bupati Limapuluh Kota

Diterangkan Ketua DPD Partai Golkar Limapuluh Kota itu, dari awal sejak dilantik pada 18 Februari 2016 lalu, hubungan bupati dan wakil bupati sangat harmonis. Tetapi, sejak pertengahan 2016 lalu, mulai dirasakan ada aura keretakan diantara keduanya.

"Dari awal, bupati mempercayai terhadap fungsi wakil bupati untuk menjalankan tugas. Salah satunya mendukung apel pagi yang dilakukan oleh wakil bupati terhadap ASN," ucap Safaruddin.

Tapi, pada suatu hari, bupati melakuan apel pagi saat wakil bupati sedang berada di luar daerah. Ketika itu, orang nomor satu di Limapuluh Kota mengimbau kepada ASN tidak perlu untuk apel pagi lagi.

"Tanpa sebab, bupati mengatakan tidak perlu apel pagi lagi. Padahal dari awal beliau sangat mendukung untuk kedisiplinan ASN," terang Safaruddin Datuak Bandaro Rajo.

Kemudian, sekitar Oktober sampai Desember 2016, saat penyusunan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), wakil bupati malah tidak dilibatkan bupati.

"Pada 29 Desember 2016, wakil bupati telah menyarakan kepada bupati agar pengukuhan OPD dilakukan di pusat pemerintahan dan ibukota kabupaten di Sarilamak. Tetap pengukuhan tersebut malah dilakukan bupati di eks Kantor Bupati yang berada di Kota Payakumbuh. Dari sana terus terlihat ketidakharmonisan bupati dan wakil bupati," ucap Safaruddin lagi.

Belum sampai di sana, kata Safaruddin, keretakan pun terlihat dari kicauan Wakil Bupati Limapuluh Kota pada media sosial yang mengarah sindiran terhadap Bupati Limapuluh Kota. "Hingga pengukuhan dan pelantikan kembali terhadap beberapa jabatan eselon II. Ini buntut dari retaknya hubungan bupati dan wakil bupati. Apalagi keluarnya teguran dari Komisi Aparatur Sipil Negara pada Februari lalu, berarti kebijakan Pemkab yang tidak sesuai dengan prosedural," ucapnya.

Retaknya hubungan bupati dan wakil bupati diakui Safaruddin, DPRD tidak pernah diam dengan kondisi tersebut. DPRD malahan telah berupaya melakukan langkah persuasif untuk memperbaiki keretakan keduanya. Tetapi upaya tersebut belum berhasil sampai saat ini.

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]