Membunuh, Bapak dan Anak Ini Divonis 15 Tahun


Kamis, 24 Agustus 2017 - 11:40:13 WIB
Membunuh, Bapak dan Anak Ini Divonis 15 Tahun Bayu Satria dan Arwin, terdakwa pelaku pembunuhan terhadap bocah 15 tahun bernama Rizki di kawasan Puruih Kabun, saat mendengar pembacaan vonis terhadap keduanya di PN Padang, Rabu (23/8). JULI ISHAQ

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai tidak adanya upaya terdakwa menempuh jalan damai, serta tindakan melakukan pengeroyokan terhadap anak yang berujung pada kematian, menjadi hal yang memberatkan hukuman. Ada pun pertimbangan yang meringankan hukuman, di antaranya karena kedua tersangka tidak pernah dihukum sebelumnya.

"Saudara punya hak untuk menerima, berpikir, atau mengajukan banding melalui pengacara saudara," jelas Syukri selaku hakim ketua, didampingi Agus Komaruddin dan Suratni selaku hakim anggota. Majelis menilai terdakwa telah secara sah melanggar Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan tidak berencana.

Atas putusan tersebut, Arwin dalam tanggapannya menyebutkan, ia tidak menerima hukuman yang dijatuhkan kepada Bayu Satria yang merupakan anak kandungnya sendiri. Di sisi lain, Arwin mengaku legowo dan menerima putusan terhadap dirinya. Namun, setelah hakim meminta kedua terdakwa berdiskusi dengan Guswandi selaku Penasihat Hukum (PH), keduanya menyatakan pikir-pikir, sebagaimana sikap itu juga disampaikan M Nazif selaku JPU.

Peristiwa terbunuhnya Rizki Afdal berawal dari cekcok yang terjadi antara kedua tersangka dengan orangtua korban. Cekcok itu terjadi setelah anak Arwin yang lain bernama Mutia, mengadu kepada Arwin bahwa ia telah menerima perlakuan tidak menyenangkan dari bapak korban.

Orangtua korban Rizki Afdal bernama Maysiruddin, saat dihadirkan sebagai saksi di persidangan mengaku bahwa ia menegur Mutia karena membawa teman lelaki ke rumahnya. Namun, Mutia menolak teguran itu dengan kata-kata kasar, dan kemudian mengadukan kejadian itu pada Arwin.

Sepulang bekerja, Arwin bersama Bayu mendatangi rumah Maysiruddin yang bersebelahan dengan rumahnya, untuk meminta keterangan terkait pengaduan Mutia. Saat itulah cekcok terjadi, berujung pada pertengkaran dan penganiayaan yang dilakukan tersangka kepada Maysiruddin.

Korban Rizki yang saat itu berada di lokasi berusaha melindungi orangtuanya. Namun karena kalap, Rizki menjadi sasaran amukan Arwin dan Bayu, sehingga luka-luka akibat pukulan benda tumpul di bagian punggung, membuat Rizki meregang nyawa saat dilarikan ke rumah sakit. (h/isq/mg-hen).

 

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]