PT KURNIA SEJAHTERA PASTIKAN PRODUK STERIL

Heboh Garam Diduga Bercampur Kaca


Selasa, 29 Agustus 2017 - 10:29:46 WIB
Heboh Garam Diduga Bercampur Kaca Ilustasi.NET

“Kami belum bisa menyimpulkan apakah garam itu mengandung kaca atau tidak, karena masih dalam penyelidikanHilda Murni, Pejabat BPOM Padang.

SOLOK, HARIANHALUAN.COM – Khalayak Sumbar, Senin (28/8) dihebohkan dengan informasi temuan garam diduga yang mengandung kaca oleh konsumen di Kota Solok. Namun, informasi itu masih simpang siur. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sumbar masih melakukan penelitian. Sementara, prosuden menganggap informasi itu sesat.

Kehebohan diawali dengan kecemasan Khamira (40), pemilik usaha pembuatan keripik  di Jalan Destamar IV, Kelurah Kampung Jawa, Kecamatan Tanjung Harapan,Kota Solok, Senin (28/8) yang mendapati butiran-butiran kristal menyerupai serpihan kaca di dalam kemasan garam yang dibelinya. Khamira memakai garam merk KNA, produksi PD Kurnia, untuk adonan keripiknya. Cemas garam yang dipakainya akan membahayakan konsumen, Khamira menghentikan proses pembuatan keripik , dan memilih melapor ke Dinas Koperindag Kota Solok.

“Ada serpihan seperti kaca saya temukan di dalam kemasan, bercampur dengan garam,” terang Mira – panggilan Khamira – kepada sejumlah wartawan.

Dijelaskan Mira, butiran diduga kaca itu tidak larut ketika dia mengaduk adonannya. Merasa penasaran, Mira lalu mengaduk garam di wadah lain, dengan air panas. Hasilnya tetap tak larut. Ia lalu membuang garam dan mengambil yang berbentuk kristal. Garam yang sudah mengkristal itu ia goreskan pada papan, ternyata papan menjadi gores dan garam tak bisa hancur.  

“Ini garam merek KNA Kurnia, produksi PD Kurnia. Saya baru sekali ini memakai garam dengan merek itu. Sebelumnya merek lain. Tapi, karena stok garam yang biasa saya gunakan habis digrosir, terpaksa pakai yang ini,” tuturnya.

Mendapat laporan, petugas BPOM langsung mendatangi tempat produksi Mira di Kampung Jawa. Jika benar, tentu membahayakan konsumen. Petugas BPOM Solok, Drs Legafatman Apt yang turun ke lokasi, lalu mengambil sampel untuk dibawa ke laboratorium. Dia belum bisa memastikan garam yang dipakai pengusaha keripik mengandung kaca atau bukan.

“Garam itu belum bisa dipastikan mengandung kaca dan harus dilakukan uji labor terlebih dahulu,” ujar Legafatman.

Lebih jauh dikatakannya, serpihan yang ditemukan belum bisa dipastikan kaca, karena garam terdiri dari unsur Na dan Cl. Unsur Na berkualitas tinggi memang berbentuk kristal atau seperti kaca. Semakin murni Na, maka semakin   semakin mengkristal bentuknya. Na yang berkulitas tinggi atau Na murni harganya sangat mahal.

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 17 Oktober 2020 - 20:56:48 WIB

    Masyarakat Mentawai Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia

    Masyarakat Mentawai Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia HARIANHALUAN.COM - Masyarakat Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara Kepulauan Mentawai dihebohkan dengan penemuan sosok mayat manusia yang sudah menjadi kerangka atau tengkorak, Sabtu, (17/10) sekira pukul 16:00 WIB..
  • Selasa, 06 Oktober 2020 - 14:56:02 WIB

    Heboh! Pria Ini Bawa Ular Piton Minta Jatah Proyek ke Dinas PU

    Heboh! Pria Ini Bawa Ular Piton Minta Jatah Proyek ke Dinas PU HARIANHALUAN.COM- Pria berinisial JH yang membawa ular piton ke Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruanguntuk meminta jatah proyek, ditetapkan jadi tersangka pemerasan..
  • Senin, 21 September 2020 - 16:43:31 WIB

    Heboh RS Terapung di Pekanbaru, Belum Punya Izin

    Heboh RS Terapung di Pekanbaru, Belum Punya Izin HARIANHALUAN.COM- Rumah Sakit terapung doctorSHARE dari PT Multi Agung Sarana Ananda (MASA)  saat ini masih bersandar Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II di Pekanbaru. Soalnya, Pemprov Riau   belum ada menerima izin pengoperas.
  • Jumat, 14 Agustus 2020 - 18:36:48 WIB

    Heboh, Anak Sapi di Malang Ini Lahir Berkepala Dua

    Heboh, Anak Sapi di Malang Ini Lahir Berkepala Dua HARIANHALUAN.COM - Warga Malang dikejutkan dengan kelahiran sapi berkepala dua. Ya, warga Dusun Gunung Kunci, Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Malang, dihebohkan dengan kelahiran sapi berkepala dua. Hal ini membuat heboh karena.
  • Ahad, 21 Juni 2020 - 09:59:42 WIB

    Asal-usul Hoax 'Hari Ini Kiamat' yang Bikin Heboh

    Asal-usul Hoax 'Hari Ini Kiamat' yang Bikin Heboh HARIANHALUAN.COM - Muncul kehebohan di internet, hari ini tanggal 21 Juni 2020 adalah hari kiamat! Tentu saja itu cuma hoax. Begini asal-usul kabar tidak benar itu..

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]