Hasil Penyelidikan Polres Payakumbuh, Garam Dioplos, Lalu Dipasarkan


Selasa, 29 Agustus 2017 - 10:35:47 WIB
Hasil Penyelidikan Polres Payakumbuh, Garam Dioplos, Lalu Dipasarkan Ilustasi.NET

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM – Polres Kota Payakumbuh menemukan fakta baru dari kasus penggerebekan gudang penyimpanan sembilan ton garam di Tambun Ijuak, Nagari Koto Tangah Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota. Pemilik gudang rupanya sengaja mengoplos garam sebelum diedarkan.

Pemilik gudang, Naldi (41) memesan garam dari Demak. Termasuk Sembilan ton yang digerebek polisi. Garam yang dipesan itu ternyata memiliki kadar yodium yang rendah dan tidak sesuai dengan standar takaran yodium garam yang harusnya beredar di tengah masyarakat.

“Modus Naldi adalah membeli garam beryodium rendah dan standar. Kemudian mencampurnya dan membungkus dengan kemasan baru. Garamnya dioplos,” terang Kapolres Payakumbuh, AKBP Kuswoto, Senin (28/8).

Dijelaskan Kasatreskrim Polres Payakumbuh, Iptu Wawan Darmawan, setelah mencampur garam yang beryodium standar dengan yang rendah, Naldi membungkusnya kembali dengan kemasan baru miliknya.

Ini dilakukan karena garam beryodium rendah sangat murah dan keuntungannya cukup besar,” kata Wawan kepada Haluan, (28/8).

Ia juga mengatakan, garam yang diamankan sekitar Sembilan ton dibawa dari Demak ke Payakumbuh melalui truk ekspedisi Sabtu (26/8) pagi. Usai bongkar muat, gudang langsung digrebek dan ditemukan garam Naldi tidak mengantongi persyaratan administrasi.

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]