Angkot Demo, Warga Butuh Trans Padang


Selasa, 29 Agustus 2017 - 10:48:43 WIB
Angkot Demo, Warga Butuh Trans Padang Ilustasi/Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM — Pengamat Transportasi Unand Dr. Yossyafra menyebut aksi demo terkait Trans Padang yang digelar pengusaha dan pengemudi angkutan kota di Padang tak masuk akal. Ia menyebut, layanan Trans Padang di koridor 1 tak mempunyai trayek yang sama dengan angkot.

“Koridor satu yang dilewati oleh Trans Padang tidak ada diisi penuh oleh angkot yang ada di Padang,”ujarnya.

Harusnya Pemerintah Kota Padang harus tetap komitmen, untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat dari sisi angkutan masal. Penambahan 10 unit Trans Padang dinilai wajar, karena melihat di lapangan penumpang masih menunggu waktu yang lama sekitar 15 menit hingga 25 menit, setelah menaiki harus berdempet-dempetan.

“Satu koridor tersebut sebenarnya harus memiliki 30 hingga 40 unit Trans Padang untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di lapangan saat ini,”katanya.

Jika tidak dilakukan penambahan Trans Padang maka masyarakat akan dirugikan, sebab tidak mendapatkan pelayanan yang nyaman dan aman. Selain itu, keberadaan Trans Padang juga tidak akan mematikan mata pencaharian sopir angkotan lain.

“Pemerintah harus arif, tetap berkomitmen memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Namun juga harus melindungi transportasi konvensioanal, dan tetap mengatur angkutan berbasis aplikasi,”katanya.

Menurutnya, keberadaan angkutan berbasis aplikasi atau online belum legal karena belum adanya payung hukum yang jelas. “Sebenarnya mereka masuk ke dalam angkutan umum khusus, namun belum ada didalam undang-undang,”katanya.

Disebutkan Yossyafra, permasalahannya saat ini adalah, keberadaan angkutan online di lapangan menjadi primadona, dan kian hari semakin eksis. Sehingga, penumpang menjadi berpindah ke angkutan berbasis aplikasi tersebut. Tentunya, yang terkena dampak adalah pengusaha angkutan konvesional, yang telah memiliki badan hukum, memiliki PT, mengurus KIR, dan membayar pajak, tetapi harus kehilangan penumpangan.


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 08 November 2019 - 14:03:43 WIB

    DPRD Padang: Dishub Harus Tindak Angkot Ugal-ugalan

    DPRD Padang: Dishub Harus Tindak Angkot Ugal-ugalan PADANG, HARIANHALUAN.COM - DPRD Kota Padang minta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang rutin menggelar operasi penertiban angkot..
  • Ahad, 05 Mei 2019 - 16:37:33 WIB

    Jalur Angkot Kawasan Bundaran Air Mancur Ditata Ulang

    Jalur Angkot Kawasan Bundaran Air Mancur Ditata Ulang PADANG, HARIANHALUAN.COM - Demi kenyamanan dan ketertiban kawasan Pasar Raya, tim gabungan melakukan penataan kawasan bundaran air mancur, Jumat (3/5). Penataan diawali dengan memasang rambu baru di kawasan tersebut untuk jal.
  • Rabu, 04 Juli 2018 - 13:54:40 WIB

    400 Angkot di Padang Bakal Disulap jadi Angkutan Lingkungan

    400 Angkot di Padang Bakal Disulap jadi Angkutan Lingkungan PADANG, HARIANHALUAN.COM—Realisasi pengadaan angkutan jalan lingkungan di Kota Padang masih menunggu peraturan>.
  • Jumat, 22 September 2017 - 09:22:29 WIB

    Angkot Harus Berbenah, Pelarangan Gojek Bukan Solusi

    Angkot Harus Berbenah, Pelarangan Gojek Bukan Solusi PADANG, HARIANHALUAN.COM— Walikota Padang Mahyeldi meminta pengusaha dan sopir angkot untuk berbenah menghadapi kemajuan jaman, dan bersaing dengan angkutan daring. Keberadaan gojek jelas menguntungkan warga..
  • Rabu, 31 Mei 2017 - 12:51:51 WIB

    Terminal Angkot Samping Balaikota Lama Sepi

    PADANG, HALUAN - Keberadaan terminal di samping kantor Balai Kota lama belum dimanfaat sebagaimana mestinya. Terminal yang seharusnya ramai dengan aktivitas tempat naik turunnya dan menunggu penumpang tak terlihat di terminal.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]