Gempa Tengah Malam, 11 Rumah Rusak di Agam


Jumat, 01 September 2017 - 22:55:44 WIB
Gempa Tengah Malam, 11 Rumah Rusak di Agam

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar merilis data sementara dampak gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter. Awalnya tidak ada laporan tentang kerusakan bangunan rumah warga. Namun setelah disurvei dengan teliti di lapangan, sedikitnya sebelas rumah warga dan satu bangunan sekolah di Kabupaten Agam yang mengalami kerusakan akibat gempa itu.Kesebelas bangunan itu terdiri tiga unit di Kecamatan Palembayan, empat unit di Kecamatan Tanjung Mutiara, dan lima unit di Kecamatan Malalak.

 

Satu rumah di antaranya mengalami kerusakan lebih 50 persen, yakni di Kecamatan Malalak, tepatnya di kawasan Jorong Sini Air. "Hingga kini baru ada laporan sebelas bangunan yang terdampak akibat gempa 6,SR tadi malam," kata R Pagar Negara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumatera Barat, di Padang pada Jumat malam.

 

BPBD Sumatera Barat masih terus memonitor dan menunggu laporan dari seluruh BPBD di 19 kabupaten/kota terkait dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Selain itu, kata Pagar, BPBD terus mengimbau seluruh lapisan masyarakat, apabila mengetahui atau mengalami dampak kerusakan akibat gempa itu, segera melaporkan ke pihak terkait agar dapat didata dan ditindaklanjuti.

 

BPBD Sumatera Barat juga meminta kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa-gempa susulan yang bisa saja terjadi kapan sajaKesebelas bangunan itu terdiri tiga unit di Kecamatan Palembayan, empat unit di Kecamatan Tanjung Mutiara, dan lima unit di Kecamatan Malalak. Satu rumah di antaranya mengalami kerusakan lebih 50 persen, yakni di Kecamatan Malalak, tepatnya di kawasan Jorong Sini Air. "Hingga kini baru ada laporan sebelas bangunan yang terdampak akibat gempa 6,SR tadi malam," kata R Pagar Negara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumatera Barat, di Padang pada Jumat malam.

 

BPBD Sumatera Barat masih terus memonitor dan menunggu laporan dari seluruh BPBD di 19 kabupaten/kota terkait dampak kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Selain itu, kata Pagar, BPBD terus mengimbau seluruh lapisan masyarakat, apabila mengetahui atau mengalami dampak kerusakan akibat gempa itu, segera melaporkan ke pihak terkait agar dapat didata dan ditindaklanjuti. BPBD Sumatera Barat juga meminta kepada warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa-gempa susulan yang bisa saja terjadi kapan saja.

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 23 Mei 2020 - 07:53:30 WIB

    Gempa Bumi Guncang Tua Pejat, Ini Penjelasan BMKG 

    Gempa Bumi Guncang Tua Pejat, Ini Penjelasan BMKG  HARIANHALUAN.COM -- Tua Pejat Kepulauan Mentawai diguncang gempa bumi, Sabtu (23/5/2020) sekitar pukul 05.36 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 5.0 SR. Episenter gem.
  • Selasa, 19 Mei 2020 - 11:02:38 WIB

    Gempa Magnitudo 3.5 SR Guncang Pariaman Sumbar

    Gempa Magnitudo 3.5 SR Guncang Pariaman Sumbar HARIANHALUAN.COM -- Gempa bumi magnitudo 3.5 mengguncang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar). Gempa terjadi pada pukul 10.19 WIB dan banyak masyarakat yang tidak merasakan getarannya..
  • Jumat, 15 Mei 2020 - 17:53:04 WIB

    Sumbar 9 Kali Diguncang Gempa Bumi Sepekan Terakhir, 4 Kali di Mentawai

    Sumbar 9 Kali Diguncang Gempa Bumi Sepekan Terakhir, 4 Kali di Mentawai HarianHaluan.com - Dalam sepekan terakhir, setidaknya ada sembilan kali Sumatera Barat (Sumbar) diguncang gempa Bumi. Gempa bumi tersebut terjadi di sejumlah daerah kabupaten dan kota di Sumbar..
  • Sabtu, 09 Mei 2020 - 00:01:49 WIB

    Dalam Sehari, Sumbar Diguncang Tiga Kali Gempa Bumi

    Dalam Sehari, Sumbar Diguncang Tiga Kali Gempa Bumi PADANG, HARIANHALUAN.COM - Dalam sehari, Sumbar tiga kali diguncang gempa bumi. Pasaman Barat (Pasbar) diguncang sebanyak dua kali dan Pesisir Selatan satu kali, pada Jumat (8/5/2020). Gempa pertama terjadi pukul 13.35 WIB de.
  • Rabu, 06 November 2019 - 13:36:09 WIB

    LIPI Siap Patenkan Aplikasi Pendeteksi Gempa Berpotensi Tsunami

    LIPI Siap Patenkan Aplikasi Pendeteksi Gempa Berpotensi Tsunami PADANG, HARIANHALUAN.COM - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengeluarkan aplikasi yang berfungsi untuk mengetahui gempa bumi berpotensi tsunami. Aplikasi tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat supaya dapat meng.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]