Gubernur Diminta Stop Tambang di Mangilang


Rabu, 06 September 2017 - 10:37:20 WIB
Gubernur Diminta Stop Tambang di Mangilang Ilustasi/Haluan

LIMAPULUHKOTA, HARIANHALUAN.COM – Warga masyarakat Manggilang, Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Limapuluh Kota meminta gubernur untuk menghentikan aktivitas tambang di sekitar kampung mereka. Mereka menyebut, aktivitas tambang tersebut mengakibatkan banjir mudah terjadi.

Hal ini diutarakan tokoh masyarakat setempat, Afrizal Abbas, Selasa (5/9) kemarin. "Setahun terakhir, sudah dua kali bencana banjir melanda nagari kami. Ini pasti ada hubungannya dengan aktifitas tambang selama ini,"katanya.

Ketua Forum Komunikasi Peduli Nagari tersebut berpendapat, adanya penebangan pohon dan tumbuhan di perbukitan dalam membuka lahan tambang, sehingga daya resap air hujan ke tanah  menjadi berkurang. Air hujan malahan langsung mengalir ke daratan rendah menuju ke sungai. Apalagi tinggi nya curah hujan, sehingga sungai dengan lebar yang kecil tak mampu menampung aliran air dari perbukitan dan terjadilah luapan.

"Ini yang terjadi selama ini. Sungai kecil tapi  volume air yang datang akibat tidak teresapnya hujan oleh tanah sehingga terjadi luapan,"kata Afrizal Abbas. Dengan kondisi itu, putra Manggilang tersebut berharap kepala pemerintah terutama Gubernur Sumbar untuk menghentikan aktifitas tambang yang ada di Nagari Manggilang.


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]