149 Kendaraan Terjaring Razia Dishub Bukittinggi


Rabu, 06 September 2017 - 22:33:14 WIB
149 Kendaraan Terjaring Razia Dishub Bukittinggi RAZIA KENDARAAN – Dishub Provinsi Sumbar bersama dengan Satlantas Polres Bukittinggi dan instansi terkait mengelar razia kendaraan barang dan penumpang di Jalan By Pass, Rabu (6/9). YURSIL

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM  -- Sebanyak 149 lembar surat tilang dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumbar bersama dengan Satlantas Polres Bukittinggi, ketika menggelar pemeriksaan (razia) kendaraan di Jalan By Pass Bukittinggi, Rabu (6/9).

Kepala Bidang (Kabid) Keselamatan Angkutan Darat Dinas Perhubungan Provins Sumbar Dedi Dian Pelangi mengatakan, razia ini dilakukan khususnya untuk memeriksaan kendaraan barang dan penumpang.

Hari pertama razia Selasa (5/9) terjaring 98 kendaraan. Razia dihari pertama ini Dishub mengeluarkan 63 lembar surat tilang dan Satlantas 35 lembar surat tilang. Sedangkan hari kedua kemaren kendaraan terjaring berkurang menjadi 52 kendaraan, dengan surat tilang Dishub 43 lembar dan Satlantas 8 lembar

Razia yang dilaksanakan ini katanya, bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat. Karna Dinas Perhubungan dan instansi terkait sudah sangat transparan dalam mengelar razia.

“Dalam razia kita memberikan edukasi atau pendidikan kepada masyarakat bahwa kendaraan yang tidak melengkapi surat-suratnya langsung disidang di tempat, untuk menghilangkan openi bahwa kita melakukan pungutan saat mengelar razia,” kata Dedi.

Ia menjelaskan, bagi kendaraan yang tidak lengkap seperti buku keur yang sudah mati atau kendaraan yang sudah tidak layak jalan. Maka penilangan akan dilakukan oleh Dinas Perhubungan, sedangkan surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK penilangan akan dilakukan oleh petugas Satlantas.

Selain Buku Keur yang mati tambahnya, banyak juga angkutan sewa ilegal yang terjaring razia. Oleh sebab itu Ia berharap dengan digelarnya razia ini masyarakat akan lebih taat aturan dan sadar untuk mematuhi peraturan lalu lintas.

Terkait dengan denda yang harus dibayarkan masyarakat ia berharap hakim dapat memutuskan sesuai dengan aturan dengan mempertimbangkan dampak sosial bagi masyarakat.

“Pelanggar langsung disidang ditempat oleh hakim, jumlah denda diputuskan hakim. Kita berharap hakim dapat mempertimbangkan dampak sosial yang harus dipikirkan,” ulas Dedi didampingi Kasi Pengendalian Operasional (Dalop) Era Oktaviandi.

Sementara itu, Paur Ops Satlantas Polres Bukittinggi Dedi Kurnia mengapresiasi kerjasama Dishub Provinsi Sumbar dengan Polres Bukittinggi. Sebab razia akan berjalan dengan baik apabila pihak kepolisian ikut dilibatkan.

Dinas yang terlibat dalam razia tersebut adalah Dinas Perhubungan Provinsi Sumbar, Satlantas Polres Bukittinggi, Polisi Militer, Dinas Perhubungan Bukittinggi, Kehakiman Bukittinggi, Kejari Bukittinggi dan Jasa Raharja.(h/ril)

 

Editor: Rivo Septi Andries

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]