SKP2D Agam Amankan Pasangan Ilegal


Senin, 11 September 2017 - 01:43:18 WIB
SKP2D Agam Amankan Pasangan Ilegal PASANGAN ilegal yang diamankan SKP2D Agam saat menjalani pemeriksaan. RAHMAD HIDAYAT

AGAM, HALUAN - Satuan Kordinasi Penegakan Produk Hukum Daerah (SKPPD), Kabupaten Agam menggelandang dua orang pasangan ilegal, beserta sembilan orang kariyawan kafe yang diduga memiliki profesi ganda, pada razia pekat Sabtu Malam, (10/9).

Kepala Satuan Pol PP Damkar Agam, Dandi Pribadi disampingi Kasi Antar Lembaga M Arnis, Minggu mengatakan, Tim SKP2D Agam melalukan operasi pada malam Minggu, yang dilaksanakan pada sejumlah kafe dan penginapan di Kecamatan Tanjung Raya.

Dikatakannya, dari razia yang dilakukan tim menjaring dua pasang muda mudi tanpa status perkawinan pada sua penginapan yang berbeda. Adapun mereka adalah, berinisial A 24 tahun warga Lubuk Basung bersama pasangannya SO 21 tahun warga IV Nagari, mereka diamankan diamankan di Homstay Palanta.

Kemudian I lelaki berusia 28 tahun warga Pasaman dengan pasangannya L berusia 19 baru tamat sekolah, warga Pasaman, diamankan di Hotel Abang. Saat ini semua yang terjaring sudah diamankan ke kantor Satpol PP Damkar, Agam, untuk dilakukan pendataan.

" Tim menyisir kafe dan kepnginapan seperti Abang, Tropika, kafe Rizal, dan lainnya. Saat dilokasi diamnakan dua pasangan ilegal. Mereka tidak dapat menunjukkan surat nikah," jelasnya.

Menurutnya, bagi pasangan muda-mudi yang terjaring nantinya akan dipanggil orangtuanya untuk penyelesaian lebih lanjut. Mereka menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan.

Selain mengamankan pasangan muda-mudi, SKP2D Agam juga mengamankan karyawan cafe yang diduga memiliki profesi ganda. Sedangkan hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan dugaan profesi ganda yang dilakukan karyawan kafe.

Kesembilan pegawai itu diamankan dari dua tempat yaitu, Kafe Viking, antara lain berinisal M berusia 24 tahun warga Pasbar, NAP berusia 34 tahun warga Pasbar, D berusia 33 tahun warga Pasbar. Kemudian dari kariyawan dari Rizal Kafe, NB berusia 22 tahun warga Malabua IV nagari, EF 28 tahun warga Lampung, Y 26 tahun warga Lampung. Kemudian TT berusia 20 tahun warga Sijunjung, GM 24 tahun dan SS berusia 22 tahun warga Dhamasraya.

" Izin usaha tersebut Akan dicabut jika teebukti melanggar maka sebagaimana aturan yang berlaku. Pemilik Cafe juga telah dimintai keterangan dan membuat surat pernyataan untuk tidak melanggar ketentuan," jelasnya. (h/yat)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 15 Oktober 2016 - 00:37:35 WIB

    SKP2D Tertibkan Ratusan PKL

    SKP2D Tertibkan Ratusan PKL AGAM, HALUAN — Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan dibahu jalan dan di fasilitas umum di Lubuk Basung terjaring dalam operasi penertiban, tim Satuan Koor­dinasi Penegak Produk Hukum Daerah (SK­P2D). Operasi in.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]