Diduga Terjangkit Virus Mers, Jemaah Haji Asal Bengkulu Meninggal di RSUP DR. M. Djamil


Senin, 11 September 2017 - 17:59:27 WIB
Diduga Terjangkit Virus Mers, Jemaah Haji Asal Bengkulu Meninggal di RSUP DR. M. Djamil Pasien asal Bengkulu yang diduga terjangkit virus mers saat dirawat di RSUP DR M Djamil, Padang, Senin (11/9). ANGGA

Karena terkendala peralatan,  rumah sakit ini merujuk Asniar ke RSUP Dr.  M. Djamil pada siang harinya.  Sampai saat ini,  kondisi Asniar masih lemah dan diisolasi di ruangan khusus oleh tim medis RSUP Dr.  M. Djamil Padang. 

"Awalnya ibu memang sakit sejak di Mekkah.  Tidak nafsu makan dan susah bernafas selama lima hari.  Makanya sesampai di BIM,  langsung diperiksa oleh tim medis haji.  Tapi kata mereka hanya kelelahan dan boleh pulang.  Ternyata kondisinya memburuk,  karena itu kami bawa ke Rumah Sakit," Kata Wilda kepada Haluan,  Senin (11/9) 

Sedangkan nyawa Romnah,  jemaah asal Bengkulu tidak bisa terselamatkan setelah beberapa jam berada di RSUP Dr.  M. Djamil Padang. Dirinya memang sudah tidak sadarkan diri saat berada diatas pesawat penerbangan Kuala Lumpur - Bengkulu.  

Melihat kondisi Romnah sudah sangat memburuk dan susah bernafas,  pihak maskapai memutuskan untuk mendaratkan Romnah di BIM dan langsung melarikannya ke rumah sakit. Kemudian melanjutkan penerbangan ke Bengkulu.  

"Romnah sudah tidak sadarkan diri dan kondisinya sudah sangat kritis saat dirujuk ke Rumah Sakit.  Jemaah ini rencana mau ke Bengkulu,  tapi karena kondisi tidak mungkin lagi menunggu, maskapainya memutuskan untum mendarat di BIM dan merujuknya kemari, " Kata salah seorang Humas RSUP Dr.  M.  Djamil Padang,  Gustavianof.  

Sementara itu salah satu Dokter Penyakit Dalam RSUP.  Dr. M. Djamil Padang,  Dr.  Russilawati Sp.P mengatakan kedua jemaah haji yang pulang ini memang ada gejala seperti terkena virus Mers.  Namun,  belum bisa dipastikan karena harus menunggu hasil labor.  

"Gejalanya memang seperti orang terkena virus Mers.  Sesak nafas dan ada infeksi di paru-parunya.  Tapi belum bisa dipastikan apakah positif terkena virus Mers.  Tunggu hasil labornya dulu," kata Russilawati.  

Ia juga mengatakan pihaknya telah mengambil sampel darah,  air liur dan lainnya untuk keperluan medis dan perawatan pasien yang masih dirawat.  

Jika positif,  akan dilakukan tindakan lebih lanjut. Dengan diisolasinya Asniar,  hanya untuk pencegahan karena virus Mers dapat menyebar melalui udara ke orang lain. (h/ang)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]