Perguruan Silek Usuli, Ajarkan Bekal Hidup untuk Generasi Muda


Jumat, 15 September 2017 - 10:49:54 WIB
Perguruan Silek Usuli, Ajarkan Bekal Hidup untuk Generasi Muda Perguruan Silek Usuli

PERGURUAN SILEK -- Dt, Mandaro sedang melatih silat anak-anak di sasaran Usoli Kecamatan Lima Kaum, Kamis (15/9).

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM--Guna meningkatkan kecintaan terhadap budaya dan tradisi Minangkabau, Perguruan Silat Usoli terus giatkan latihan di sasaran Silek yang berada di Nagari Cubadak, Kecamatan Lima Kaum, Kamis, (15/9).

Baca Juga : NASA Sukses Menerbangkan Helikopter Ingenuity di Mars

Perguruan Silat yang terletak di Jorong Supanjang Nagari Cubadak Kecamatan Lima Kaum, ini telah mendidik sebanyak 75 murit yang dilatih oleh Dt.Ta Mandaro sebagai guru utama.

Dari pantauan Haluan, ke lokasi sasaran yang terletak di Jorong Supanjang Nagari Cubadak, terlihat lokasi yang seadanya dengan luas 3x4 M, yang diberi atap terpal plastik berwarna biru. Ditempat yang sederhana tersebutlah anak-anak berlatih silat.

Baca Juga : Menunggu Berbuka, 12 Game Offline Ini Layak Dicoba 

Dt, Gindo mengungkapkan, para pesilat itu latihan setiap sabtu malam dan Rabu malam yang diawasi oleh dua orang pendeka (guru) yakni Dt Gindo said dan Dt, Pono.

“Kami sangat salut dengan kegigihan mereka, buktinya setiap hari sabtu malam padepokan ini dipenuhi oleh para murid dan penonton," ujar Dt.Gindo.

Baca Juga : Masih Bingung Cara Keluar dari Grup WhatsApp Tanpa Diketahui? Simak Yuk

Ia juga berharap agar generasi muda sekarang mencintai lagi kebudayaan san tradisi Minangkabau dimasa lalu. Hal tersebut, sangat berguna bagi kelestarian budaya Minangkabau, agar tidak punah dan hilang dimasa yang akan datang.

Ia juga mengatakan, bahwa dengan belajar budaya ataupun tradisi Minangkabau, seperti pecak silat, hal tersebut merupakan bekal bagi generasi untuk mengarungi masa yang akan datang.

Baca Juga : Ini Cara Sembunyikan Status WhatsApp agar Tidak Bisa Dilihat Orang yang Tidak Diinginkan

 

"Belajar silat merupakan ilmu yang sangat bermanfaat untuk bekal hidup di masa yang mendatang," ujarnya.

Dikesempatan yang sama Camat Lima Kaum Afrizal, yang didampingi Ketua LKAAM Lima Kaum, serta Pengurus IPSI Tanah Datar, menyebutkan, silek merupakan kesenian dan budaya yang harus dilestarikan, oleh karena itu, sebagai orang Minangkabau kita berkewajiban untuk mengembangkannya melalui sasaran maupun padepokan.

"Kita sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Menerut kami kegiatan seperti ini dapat membentengi dan mencegah anak nagari terutama generasi muda terjerumus kedalam pergaulan bebas yang akan merusak masa depan mereka, serta penyalah gunaan narkoba," ujar Afrizal.

Menurutnya, dengan telah dibukanya sasaran silek ini, dapat menghidupkan kembali siuasana keMinangkabuan yang hampir memudar. Ia juga berharap agar semua perangkat Nagari dan anak-anak yang belajar silek tetap menjaga semangatnya dalam pelestarian dan mengembangkan pencak silat di Tanah Datar, khususnya Kecamatan Lima Kaum.

Afrzial selaku camat juga berjanji akan membantu untuk mencarikan solusi dalam sarana dan prasaran yang dibutuhkan.

"Kami akan mencarikan jalan maupun solusi dalam pengembangan kebudayaan pecak silat Minangkabau di Lima Kaum ini," ujarnya

Menyikapi permintaan dari Camat Lima Kaum, Walinagari Cubadak Hendri Dunan menyambut positif dan berjanji akan menganggarkan dalam APB Nagari Cubadak tahun ini.

“Insya Allah kami akan memfasilitasi kegiatan perguruan Usoli ini dengan membeli peralatan latihan seperti matras dan perlengkapan lainnya melalui dana APB Nagari tahun ini," ungkapnya tulus.

 

Dikatakan, perkembangan silat di Kabupaten Tanah Datar, pada akhir-akhir ini menunjukan peningkatan yang pesat dimana telah berdiri disetiap Nagari sasaran atau padepokan silat, dan pihak IPSI juga memfasilitasi mereka dengan menggelar GSB setiap tahun sebagai ajang silaturahmi antara pesilat, guru, tuo silek dan pemerhati silat di Kabupaten Tanah Datar. (h/mg-rul)

 

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]