Senator Nofi Candra Kembali Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Solsel


Jumat, 22 September 2017 - 10:21:44 WIB
Senator Nofi Candra Kembali Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang Solsel Salurkan Bantuan—Senator DPD RI Nofi Candra melalui tim NC Solidarity Efriyon Coneng kembali menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir bandang di Nagari Pakan Rabaa Tengah  yang diterima oleh Camat KPGD Syahrul Munir, S.Pd MM di halaman Kantor Camat setempat, Kamis (21/9). YUTIS WANDI

SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM—Bencana banjir bandang yang melanda nagari Pakan Rabaa Tengah kec. KPGD Solok Selatan, Kamis (14/9) lalu telah seminggu berlalu. Musibah yang menyebabkan lebih dari 1000 jiwa atau sebanyak 300 KK dan 158 rumah terdampak banjir tersebut, juga mengusik rasa empati masyarakat di negeri ini untuk menyalurkan bantuan sebagai wujud rasa duka terhadap masyarakat yang dilanda bencana.  

Mengarifi kebutuhan warga setempat, untuk kali kedua pasca bencana, Senator DPD RI asal Sumbar H. Nofi Candra, kembali mengirimkan bantuan sebagai bentuk kepedulian dengan penderitaan yang dirasakan warga yang tinggal di empat jorong terparah terkena terjangan galodo tersebut.  Melalui tim NC Solidarity yang dipimpin Efriyon Coneng, Nofi menyalurkan bantuan ke lokasi bencana di nagari Pakan Rabaa Tengah, Kamis (21/9). 

Rombongan tim NC Solidarity bersama Badko HMI Sumbar ini disambut oleh Camat Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) Syahrul Munir, S.Pd MM dan Kepala Pelaksana BPBD Solsel Editorial, SS di kantor Camat KPGD.  “Kalau yang kemaren (sabtu) kita turun mendadak dan hanya menyalurkan bantuan berupa uang untuk membantu warga yang kita serahkan langsung kepada Wali Nagari. Pada hari ini kita membawa bantuan berupa sembako dan peralatan seperti cangkul dan sekop,” kata Efriyon Coneng di Posko tanggap darurat kantor Camat KPGD.

Efriyon mengungkapkan, bantuan itu terdiri dari 60 dus mie instan, 80 dus air mineral, 100 kilogram gula pasir, 20 dus minyak goreng dan peralatan berupa 20 unit cangkul dan 10 unit sekop untuk membantu warga dalam mempercepat penanganan pasca banjir bandang. Ke depan kata dia, pihaknya masih akan mengupayakan bantuan untuk warga sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. “Insyaa Allah, untuk bantuan berikutnya kita akan sesuaikan dengan kebutuhan warga saat ini,”bebernya.

Terhadap bantuan itu, Camat KPGD Syahrul Munir, S.Pd MM mengapresiasi kepedulian senator Sumbar Nofi Candra yang selalu hadir menunjukkan rasa empatinya saat bencana alam melanda Solok Selatan. Pihaknya mengatakan, seluruh bantuan yang datang akan segera disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang. Untuk bantuan sembako, kata dia, saat ini sudah memenuhi kebutuhan warga bahkan untuk dua bulan ke depan.

“Saat ini yang paling dibutuhkan saat ini adalah bantuan berupa peralatan rumahtangga seperti kasur, selimut, pakaian sekolah, buku dan peralatan dapur yang rusak karena terendam banjir dan lumpur pekan lalu,” ungkap Syahrul.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Solok Selatan yang bertugas sebagai Wakil Komandan Tanggap darurat Editorial kepada Haluan menyebutkan, meski aktifitas warga telah berangsur normal, namun pihak Pemkab Solok Selatan menetapkan masa tanggap darurat bencana diperpanjang hingga 5 Oktober nanti. Alasan perpanjangan masa tanggap darurat itu kata dia, lantaran hingga kini distribusi logistik kepada warga terdampak masih berlangsung.

Selain itu, kata Editorial, hingga kini masih banyak rumah warga yang tertutup endapan lumpur dan belum dibersihkan. Ditambah lagi ada 2500 pelanggan PDAM yang belum bisa menikmati air bersih lantaran imtake pengolahan air bersih yang berada di hulu Batang Anak Lolo Atas hancur akibat dihantam galodo. Disamping itu, ada sebanyak 73 KK yang sampai saat ini masih gelap gulita karena PLTMH yang selama ini sebagai sumber energi listrik warga di daerah tersebut juga hancur diterjang banjir bandang.

“ Untuk sementara guna memenuhi kebutuhan air bersih warga, kita mengoperasikan mobil tangki PDAM yang setiap hari menyuplai air bersih ke pemukiman warga. Sementara untuk kebutuhan listrik kita telah berkoordinasi dengan PLN,” jelasnya.

Untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih warga, Pihak Pemkab Solsel telah memulai kembali pembangunan instalasi pengolahan air bersih yang hancur tersebut dan sekarang dalam tahap pemasangan pipa. Sedangkan untuk kebutuhan MCK, kata dia, untuk sementara warga juga telah bisa memanfaatkan saluran irigasi yang juga telah berfungsi. “Insya Allah untuk tanggap darurat air bersih bisa dituntaskan seminggu ke depan,” kata Editorial.

Terpisah, senator Nofi Candra mengungkapkan, meski secara kelembagaan posisinya tidak bisa memutuskan kebijakan, namun guna mengantisipasi terjadinya bencana di masa mendatang, melalui lembaga DPD RI pihaknya akan terus mengupayakan kepada kementerian terkait untuk mempercepat proses normalisasi sungai di daerah itu. “Kita akan kawal aspirasi masyarakat ini, agar proses normalisasi sungai yang sudah mengalami pendangkalan ini bisa terlaksana secepatnya,” pungkasnya. (h/ndi)

 

Editor: Rivo Septi Andries

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]