DUA PEMBANGKIT RUSAK, LISTRIK SUMBAR DARI SUMSEL

PLTU Ombilin Berhenti Beroperasi


Selasa, 26 September 2017 - 10:11:35 WIB
PLTU Ombilin Berhenti Beroperasi PLTU Ombilin (foto Ari Aries)

“PLTU Ombilin tidak dapat memproduksi listrik karena dua unit pembangkit mengalami kerusakan pada generator. Namun untuk pasokan listrik dapat diantisipasi dengan telah masuknya Sumatera Barat dalam sistem interkoneksi” Dinda Alamsyah, Manager PLTU Ombilin.

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM – Dua unit pembangkit PLTU Ombilin di Sijantang, Kota Sawahlunto, berhenti beroperasi. Pemasok listrik untuk Sumbar tersebut mengalami kerusakan yang menyebabkan berhentinya pasokan listrik dari pembangkit berkekuatan 2x100 MW itu. Kini, pasokan listrik untuk sumbar bergantung ke PLN Pembangkitan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

 “Untuk sementara waktu, PLTU Ombilin tidak dapat memproduksi listrik karena dua unit pembangkit mengalami kerusakan pada generator. Namun untuk pasokan listrik dapat diantisipasi dengan telah masuknya Sumatera Barat dalam sistem interkoneksi. Jika tidak masuk dalam sistem interkoneksi, dapat dipastikan pemadaman listrik bergilir akan berlangsung sepanjang hari,” terang Manager PT PLN (Persero) PLTU Ombilin Sijantang, Dinda Alamsyah, Senin (25/9) siang.

Dijelaskan Alamsyah, kondisi ini sudah berjalan lebih sebulan. Persisnya sejak Agustus lalu. Untuk perbaikan secara normal, ulas Dinda diperkirakan membutuhkan waktu hingga akhir tahun mendatang. Pembangkit unit satu PLTU Ombilin yang saat ini masih dalam perbaikan, diperkirakan bisa digunakan pada awal atau pertengahan Oktober mendatang. Sedangkan untuk pembangkit unit dua, dengan menjalani perbaikan secara normal, dibutuhkan waktu lebih dari tiga.

Diperkirakan bisa beroperasi akhir Desember 2017 atau awal 2018. “Saat ini perbaikan terus dilakukan. Untuk Unit 1 diperkirakan akan bisa beroperasi awal Oktober 2017 ini, sedangkan untuk unit 2 diperkirakan selesai akhir Desember. Tapi tenang, semua itu tidak akan berpengaruh pada pasokan listrik pada konsumen,” terangnya kepada Haluan.

Terkait persediaan batu bara, pihaknya menyatakan bahwa stok batu bara PLTU Ombilin saat ini sedang melimpah. Semua bagian stok file PLTU Ombilin terisi penuh dengan batu bara. Untuk sementara, pihaknya tidak memerima suplai batubara dari tambang sekitar atau dari luar Sawahlunto.

“Pasokan batubara dihentikan karena memang operasional juga berhenti,” papar Alamsyah.

PLTU Ombilin memang tidak henti bermasalah. Hampir setiap tahun, ada saja komponennya yang rusak. Pada 2015 lalu, juga rusak parah karena filternya kotor disebabkan debu dan asap pembakaran hutan, kala itu. Akibatnya, pemadaman bergilir dilakukan. Dampaknya sampai ke Riau. Tahun-tahun sebelumnya, kerusakan juga terjadi.

Pasok Listrik Dari Sumbagsel

General Manager PLN Sumbar, Bambang Yusuf mengatakan, tidak berfungsinya PLTU Ombilin tak perlu dikhawatirkan. “Tidak perlu khawatir akan bergelap-gelap. Walau PLTU Ombilin tidak berfungsi, pasokan tetap aman karena jaringan PLN antara Sumatera Bagian Tengah telah interkoneksi dengan Sumatera Bagian Selatan. Jika terjadi kekurangan pasokan listrik, PLN Sumbagsel bisa mensuplai listrik ke Sumatera Barat,” terang Bambang.

Terkait kerusakan, Bambang tidak bisa berkomentar banyak, karena menurutnya, koordinasi PLTU Ombilin di bawah PLN Pembangkitan Sumbagsel yang berkantor di Palembang, bukan PLN Wilayah Sumbar.  

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]