PEMILIK SAPI BUNTING TERIMA INSENTIF

Wako: Jangan Potong Sapi Betina


Kamis, 28 September 2017 - 02:52:12 WIB
Wako: Jangan Potong Sapi Betina INSENTIF SAPI—Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah menyerahkan insentif untuk sapi bunting dan polis asuransi ternak kepada pemiliknya, Selasa (27/9). Pemilik diharapkan tidak memotong sapi betinanya untuk meningkatkan produktivitas dan populasi sapi di daerah itu. HUMAS

PADANG, HALUAN--Dinas Pertanian Kota Padang kembali menyerahkan insentif bagi pemilik sapi bunting usia 5 bulan. Pemberian insentif diberikan untuk tiga kelurahan yakni Sungai Sapih, Pasar Ambacang dan Kuranji.
"Insentif kami berikan Rp500 ribu untuk satu ekor sapi bunting,"
sebut Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syaiful Bahri saat ditemui Haluan dikantornya Lubuk Minturun Padang, Rabu (27/9).
Dikatakan Syaiful, pemberian insentif dila
kukan di Simpang Tiga Banda Lurus, Aia Pacah. Sebelum diberikan insentif, sapi tersebut harus melalui proses pemeriksaan. Sehingga bisa dipastikan minimal sapi sudah memiliki usia kehamilan 5 bulan.
"Kita tugaskan delapan orang untuk melakukan pemeriksaan terhadap kehamilan sapi, "ujar Syaiful.
Disebukan Syaiful, selama tahun 2017 Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pertanian menargetkan pemberian insentif sapi bunting 5 bulan, sebanyak 1.400 ekor. Hingga saat ini, sudah terealisasi sekitar 400 ekor. Untuk anggaran yang digunakan berasal dari APBD sebesar Rp700 juta.
"
Pak wali berkenan langsung memberikan insentif, tujuannya untuk meningkatkan produktivitas peternak, agar mereka semangat untuk melakukan pemeliharaan sapi," katanya.
Ditambahkannya, program ini diberikan untuk semua pemilik sapi bunting di Kota Padang. Peternak yang sudah memiliki sapi bunting minimal usia 5 bulan, maka bisa melaporkan kepada Dinas Pertanian. Setelah itu, petugas akan datang kerumah, untuk melakukan pemeriksaan.
"Dalam tiga bulan terakhir
, kita harapkan target pemberian insentif terpenuhi. Untuk itu, bagi masyarakat yang memiliki sapi bunting untuk dapat segera melaporkan," katanya.
Ia berharap dengan program pemberian insentif ini akan meningkatkan jumlah sapi di Kota Padang yang saat ini berjumlah lebih kurang 22 ribu ekor. Sehingga, bisa menjadi 23 ribu hingga 24 ribu ekor.
"Cara ini juga merupakan cara mendidik peternak. Agar tidak memotong sapi betina yang ada,"
sebutnya.
Sementara itu, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, selain pemberian insentif, Pemko juga mendorong peternak agar mengasuransikan ternaknya supaya ada jaminan terhadap resiko kematian karena melahirkan, kecelakaan, sakit atau kehilangan.
"Peternak didorong juga mengikuti asuransi sehingga ada jaminan resiko terhadap sapinya," kata Mahyeldi. (h/mg-mel)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]