Dana Rajawali Ditarget Cair 2018


Kamis, 28 September 2017 - 09:52:55 WIB
Dana Rajawali Ditarget Cair 2018 Ilustasi/Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Rencana pencairan sekitar Rp75 miliar dana hibah dari PT Rajawali akan kembali dibicarakan DPRD Sumbar. Ditarget tahun 2018 dana yang masih mengendap di kas Pemprov tersebut telah bisa dimanfaatkan untuk siswa dan mahasiswa kurang mampu.

Hal ini ditegaskan Ketua DPRD Sumbar, Hendra Irwan Rahim di gedung DPRD Sumbar, Rabu (27/9). "Sesuai harapan seluruh masyarakat dalam waktu dekat akan kita bicarakan kembali. Kita ingin dana bisa membantu mahasiswa kita yang tak mampu, diusahakan 2018 sudah bisa dicairkan," ujar Hendra.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan pemprov juga ingin dana Rajawali segera dicairkan. Namun karena masih menunggu persetujuan DPRD terkait Perda yang akan digunakan sebagai payung hukum penyaluran dana hingga sekarang uang yang mengendap, di kas daerah itu memang belum bisa dimanfaatkan. "Kita akan utus Sekdaprov membicarakan ini kembali bersama dengan DPRD. Harapan kita memang secepatnya," tukas gubernur.

Sebelumnya, Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Hidayat juga menuturkan, Komisi V sebagai yang bertanggungjawab membahas dana hibah PT Rajawali telah menggelar rapat membahas pengelolaan dana hibah PT Rajawali  dengan SKPD terkait dari Pemprov. "Kami dan Pemprov telah sepakat, Perda pendirian Yayasan Minangkabau dicabut, dibentuk Perda baru, dan dana bisa segera dicairkan," kata Hidayat.

Selain itu disepakati juga bentuk pengelolaaan dana adalah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dengan telah disetujuinya Perda Nomor 4 Tahun 2009 tentang pendirian Yayasan Minangkabau dicabut, akan dibentuk Perda baru sebagai pijakan dari penyaluran dana. "Sudah sejak lama dana tak kunjung bisa dimanfaatkan, karena telah ada kesepakatan antara DPRD dan Pemprov, ditarget 2018 dana sudah bisa digunakan untuk kepentingan pendidikan," jelasnya.

Disampaikan juga, pilihan pengelolaan dijatuhkan pada BLUD dengan alasan sistem ini dinilai tidak melanggar aturan. Jika dikelola berbentuk yayasan seperti sebelumnya, pusat tidak membolehkan dana hibah dikelola melalui yayasan. Kemudian ke depan yang akan dimanfaatkan adalah mudhorabah atau bagi hasil dari dana itu saja. Dana awal akan tetap tersimpan tanpa berkurang

Tak hanya itu, lanjutnya, pemerintah daerah juga akan membuka peluang untuk perusahaan-perusahaan atau pihak lain yang ingin menyumbangkan dana CSR atau hibah mereka melalui BLUD yang akan dibentuk tersebut. Dalam Perda baru yang akan dibuat, nantinya akan dimasukkan juga hal-hal yang membuat dana hibah dari pihak lain bisa diterima dan dikelola melalui BLUD yang ada tadi. Sehingga nantinya juga akan ada dana Rajawali kedua, ketiga dan selanjutnya.

Sementara, untuk penerima manfaat dari dana itu sendiri, menurut Hidayat ini masih sedang dibicarakan. Namun selain untuk siswa atau mahasiswa kurang mampu, ada usulan beasiswa yang bersumber dari dana hibah itu juga diperuntukkan untuk beasiswa berprestasi. "Untuk memicu semangat belajar tentunya," pungkas Hidayat.

Sebelumnya, pengamat pendidikan UNP Mawardi Effendi mengatakan, dana Rajawali mesti segera disalurkan. Sebab dengan penyaluran dana lebih cepat akan bisa lahir lulusan-lulusan bangku perkuliahan terbaik yang dapat mengabdi kepada masyarakat. Hanya saja, karena  terendapnya dana selama ini, menyebabkan terbengkalainya perkuliahan beberapa mahasiswa tidak dapat tertolong sama sekali. "Kami berharap agar dana tersebut segera disalurkan kepada yang membutuhkan,” ucap Mawardi.

Terkait penyaluran Rp75,4 miliar dana hibah PT Rajawali, ini belum bisa dilakukan sejak tahun 2009. Setelah diterima, dana dikelola melalui Yayasan Beasiswa Minangkabau. Namun karena sesuai aturan pusat dana hibah tak boleh diserahkan pada yayasan, pada Desember 2015 lalu fraksi-fraksi di DPRD Sumbar menyetujui Perda Nomor 4 Tahun 2009 tentang pendirian Yayasan Minangkabau dicabut.  Tapi sebelum pencabutan resmi dilakukan, pemerintah daerah terlebih dahulu diminta menyiapkan bentuk pengelolaan dana ke depan. (h/len)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]