SUMBAR FESTIVAL FILM 2

Menjaring Wisatawan Lewat Film


Sabtu, 30 September 2017 - 04:38:28 WIB
Menjaring Wisatawan Lewat Film FESTIVAL FILM—Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba film dokumenter drama tingkat SMA. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memacu kreativitas sineas di Sumbar dan juga mempromosikan wisata daerah ini. IST

PADANG, HALUAN—Karya film dokumenter drama (doku drama) para sineas Ranah Minang yang tampil pada ajang Sumbar Film Festival 2 tahun 2017, Kamis malam (28/9), sungguh memukau penonton. Mengusung tema “Pariwisata Halal Sumatera Barat”, para sineas mengeluarkan seluruh potensi yang dimilikinya.

Pemenang iven yang diikuti 24 peserta ini untuk film dokumenter drama kategori mahasiswa/umum, Juara I judul Wisata Musiduga oleh Elfit Fariansyah (Sijunjung), Juara II judul Kota Kecil Sejuta Cerita oleh Abdi Riki (Payakumbuh), Juara III judul Sakilek Perak oleh Satria Arganggi (Ombilin, Singkarak). Sedangkan Juara Favorit berjudul Triarga oleh Wahyudi Maswar (Padang).

Para sineas muda tingkat SMA juga unjuk gigi dengan karya Takana Baliak oleh Rizki Wahyudi (SMK 4 Padang) meraih Juara I, Pesona Minang Nan Elok Baso karya Husnul Khatimah (SMA 10 Padang) Juara II dan film Singkek Carito karya Debi Asri Adi (SMK Teknologi Plus Padang) sebagai pemenang III.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat pembukaan menyebutkan, Pemprov Sumbar tengah gencar-gencarnya mengembangkan pariwisata daerah ini, khususnya pariwisata halal. Salah satu media untuk mempromosikan pariwisata pada wisatawan baik lokal maupun manca negara, dapat dilakukan melalui karya film.

“Film tentang beragam potensi pariwisata daerah ini tentu sangat menarik bagi wisatawan yang menontonnya. Dari sana, akan muncul keinginan mereka untuk datang ke Ranah Minang dan melihatnya langsung,” ujar Wagub Nasrul Abit.

Objek film itu tentu tak melulu mengekspose tentang lokasi wisata. Tetapi juga menampilkan film tentang wisata religi dan wisata budaya yang tak lepas dari kehidupan sehari-hari masyarakat Minang. Salah satunya seperti yang ditampilkan dalam film dokumenter drama berjudul Kampung Ramadan yang diproduksi Dinas Pariwisata Sumbar.

Disamping itu, lanjutnya, iven ini patut didukung karena tak hanya menjadi media promosi wisata tetapi juga sebagai ajang unjuk gigi para sineas di daerah ini. Pembuatan film menjadi salah satu kegiatan ekonomi kreatif yang diharapkan pemerintah bisa menjadi penopang ekonomi.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian mengatakan, iven Sumbar Film Festival 2 ini terdiri dari pembuatan film dokumenter, festival film tingkat umum/mahasiswa, tingkat siswa dan festival film animasi se Sumbar.

“Sumbar Film Festival ini adalah program pengembangan ekonomi kreatif bagi para sineas dan penunjang kepariwisataan Sumbar dalam mempromosikan pariwisata halal,” katanya.

Juri iven ini menghadirkan para praktisi dan akademisi, masing-masing Kusen Dony Hermansyah (IKJ), Hery Sasongko (ISI Padang Panjang) dan Adlen (TVRI Sumbar) untuk kategori film dokumenter. Sedangkan untuk film animasi jurinya Chandra Endroputro (AINAKI Jakarta), Dini Faisal (UNP) dan Taufik Gusman (Ketua AINAKI Sumbar). (h/vie)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 12 Oktober 2016 - 01:10:06 WIB

    Waroeng Djawa Timur, Menjaring Perantau Jawa Lewat Selera

    Waroeng Djawa Timur, Menjaring Perantau Jawa Lewat Selera PADANG, HALUAN — Belakangan ini, hobi masyarakat berburu kuliner, benar-benar menjadi surga bagi para pelaku bisnis makanan. Pasalnya, masyarakat tak segan-segan menghabiskan uangnya, memanjakan lidah dengan menikmati aneka.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]