Terkait Tumpahan CPO ke Laut, Cabut Izin PT Wira Innomas!


Ahad, 01 Oktober 2017 - 18:15:40 WIB
Terkait Tumpahan CPO ke Laut, Cabut Izin PT Wira Innomas! TUMPAHAN MINYAK – Foto drone Walhi Sumbar menangkap momen sebaran tumpahan minyak yang mencemari perairan di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang. Aekitar 50 ton minyak sawit mentah milik PT Wira Innomas yang tumpah dan mengancam kelangsungan hidup biota laut. DOKUMENTASI WALHI SUMBAR

“Jika dalam penelusuran masalah terbukti perusahaan lalai, cabut izinnya. Itu harus dipertimbangkan. Pemerintah harus tegas" Yuliarman, anggota DPRD Sumbar.

PADANG, HARIANHALUAN.COM – DPRD Sumbar meminta PT Wira Innomas bertanggung jawab atas tumpahnya 50 ton minyak sawit mentah ke perairan Teluk Bayur. Pemerintah, katanya juga mesti mempertimbangkan sanksi pencabutan atau pembekuan izin kepada perusahaan itu.

Permintaan pertanggungjawaban disampaikan anggota DPRD Sumbar asal Daerah Pemilihan (Dapil) Padang, Yuliarman. Dia menyesali kebocoran Crude Palm Oil (CPO) dari tangki timbun PT Wira Innomas yang terjadi di Teluk Bayur. “Perusahaan itu harus bertanggungjawab mengatasi  pencemaran akibat tumpahan minyak. Juga harus jadi pelajaran oleh perusahaan yang lain agar jangan lalai dengan tangki minyak mereka, khususnya yang terletak di Teluk Bayur. Jika memang diperlukan dan adanya kesalahan fatal, cabut izin PT Innomas itu," tegas Yuliarman.

Disebut Yuliarman, selain meminta perusahaan bersangkutan bertanggungjawab pihak terkait agar memberi peringatan terhadap PT Wira untuk kedepannya lebih berhati-hati. “Jika dalam penelusuran masalah terbukti perusahaan bersangkutan lalai, cabut izin perusahaan  bisa dipertimbangkan. Pemerintah harus tegas, kapan perlu diberikan suatu sanksi. Tak hanya PT Wira Innomas, perusahaan-perusahaan yang lain juga harus diawasi bagaimana mereka menjaga tangki masing-masing," ulas Yuliarman.

Kemudian ia juga mengimbau pemerintah daerah agar melakukan pengawasan secara berkala terhadap semua perusahaan yang berkegiatan di Teluk Bayur. Tujuannya agar setiap perusahaan yang beroperasi di Teluk Bayur berjalan sesuai Standar Operasi Prosedur (SPO) yang ada. "Sosialisasi juga mesti rutin dilakukan oleh pemerintah terhadap setiap perusahaan, utamanya tentang pentingnya mencegah kejadian serupa," pungkas Yuliarman.

Sebelumnya, sekitar 50 ton Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah milik PT Wira Innomas tumpah ke perairan Pelabuhan Teluk Bayur, Kamis (28/9). Perairan yang biasanya jernih, berubah kecoklatan, dan bau. Biota laut terancam mati. Tumpahnya puluhan ton minyak mentah tersebut lantaran tangki timbun milik PT Wira Innomas mengalami kebocoran yang diduga akibat tekanan tangki yang terlampau tinggi.

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]