Buruh Bangunan Ini Ditemukan Gantung Diri di Dapur Rumahnya


Senin, 02 Oktober 2017 - 20:03:45 WIB
Buruh Bangunan Ini Ditemukan Gantung Diri di Dapur Rumahnya Korban gantung diri saat diotopsi oleh pihak rumah sakit Bhayangkara Polda Sumbar, Senin (2/10). ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Warga Cubadak Air, Kel.  Gurun Laweh,  Kecamatan Nanggalo buncah setelah mendengar salah seorang warganya,  Al Nodi (44)  nekat mengakhiri hidup dengan seutas tali.  Korban yang berprofesi buruh bangunan ini tergantung tak bernyawa didapur rumahnya sendiri di Jalan Lubuk Lancing RT 03 RW 03,  Senin (2/10)  sekitar pukul 09.00 WIB. 

Pertama kali, korban ditemukan sang istri Mira Wati (43), yang baru saja pulang mengantarkan anak-anak ke sekolah.  Dirinya langsung kaget dan berteriak minta tolong kepada warga sekitar setelah melihat suami tercinta sudah tergantung kaku tak bernyawa di dapur.  Padahal malamnya,  Al Nodi tidak pulang ke rumah hingga pagi.  

Warga yang mendengar teriakan Mira langsung merapat ke sumber suara dan mencoba menenangkan Mira yang terus histeris. Bersamaan,  warga juga menelfon Polsek Nanggalo untuk mengevakuasi jenazah korban.  

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Nanggalo yang mendapat informasi adanya korban gantung diri, langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, dengan berkoordinasi dengan tim identifikasi Polresta Padang, jasad korban dievakuasi dan diturunkan dari gantungan. 

Setelah itu, jasad korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Sumbar untuk dilakukan visum. Namun sesuai koordinasi, pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum dalam dan hanya dilakukan visum luar. 

Menurut keterangan Kepolisian, dari hasil pemeriksaan visum luar terhadap jasad korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Kemudian, jenazah korban langsung dibawa oleh pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman. 

"Dari pemeriksaan visum luar yang dilakukan tim dokter memang tidak ada tanda-tanda adanya kekerasan ditubuh korban. Sesuai koordinasi kita dengan pihak keluarga yang menolak untuk dilakukan visum dalam, jenazah korban selanjutnya dibawa untuk dimakamkan," terang Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz melalui Kapolsek Nanggalo, AKP Gusdi. 

Dijelaskannya, dari hasil keterangan istri, diketahui korban tidak pulang semalam kerumahnya. Pada saat paginya, istri korban pergi mengantarkan anaknya ke sekolah dan kemudian kembali kerumahnya.  

"Saat hendak mau makan dan mengambil piring ke dapur, istri korban kaget melihat suaminya telah tergantung dengan seutas tali dan kemudian berteriak hingga mengundang warga. Hingga saat ini, kita belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait korban nekad bunuh diri karena kenapa," ulasnya. 

Gusdi menegaskan, setelah melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban pihaknya memastikan kematian korban murni karena bunuh diri.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan dan jenazah korban telah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya. (h/ang)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]