Dokter Davrina Rianda Memotivasi Muslimah Muda Padang


Senin, 02 Oktober 2017 - 21:05:22 WIB
Dokter Davrina Rianda Memotivasi Muslimah Muda Padang

PADANG, HARIANHALUAN.COM--Davrina Rianda (26) berbagi motivasi kepada muslimah muda di Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (30/9). Pada kesempatan itu, dokter tersebut membahas peran muslimah terhadap peradaban.

"Kata "peradaban" mungkin terdengar besar. Namun, saya percaya bahwa hal yang besar bisa tergapai jika bisa diarahkan. Pertanyaan besarnya, bagaimana kita memaknai peradaban itu sendiri. Bagi saya, peradaban adalah kehidupan, mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali. Jadi, apa pun yang kita lakukan untuk memperbaiki kehidupan adalah kegiatan untuk membangun peradaban. Tiap-tiap kita tidak hanya bertanggung jawab membangun peradaban diri sendiri, tetapi juga peradaban orang lain. Sementara itu, muslimah punya peran besar untuk peradaban karena perannya vital sebagai seorang istri, seorang ibu yang mempersiapkan generasi penerus, dan sebagai umat yang bermanfaat bagi sesamanya," ujar penulis buku Beauty Undercover for Muslimah (PT Elex Media Komputindo, 2017) itu kepada Haluan, Senin (2/10).

Meskipun berperan besar terhadap peradaban, menurut Vrina, muslimah tidak selalu harus melakukan peran besar, seperti menjadi duta besar, pemimpin komunitas, menteri, atau pejabat pemerintahan. Ia berpendapat, muslimah bisa membangun peradaban dengan mulai melakukan hal yang sederhana, yaitu membangun keluarga sendiri.

"Jika peran muslimah dalam membangun keluarga bisa optimal, hal itu menjadi modal baginya dalam membangun masyarakat, bahkan membangun suatu negara," tutur alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Perihal muslimah Padang, Vrina menilai, muslimah Padang, maupun Sumbar pada umumnya, memiliki potensi yang sangat besar untuk membangun peradaban karena sudah banyak muslimah dari Sumatra Barat yang menjadi tokoh nasional maupun internasional pada zaman dulu, seperti Rohana Kudus, wartawan perempuan pertama di Indonesia; Siti Manggopoh, pejuang kemerdekaan yang berjuang melawan Belanda; Rasuda Said, pahlawan nasional; dan Rahmah El Yunusiah, tokoh pendidikan yang mendirikan Pondok Pesantren Diniyyah Putri.

"Pada zaman sekarang pun ada muslimah dari Sumbar yang bisa dijadikan contoh untuk membangun peradaban, misalnya, Ibu Nurhayati Subakat, pendiri Wardah. Beliau membangun Wardah yang secara tidak langsung mengangkat pentingnya kehalalan pada kosmetik yang digunakan oleh perempuan. Itu contoh membangun peradaban pada era modern," tuturnya kepada 500 peserta diskusi tersebut.

Selain memiliki panutan, muslimah muda Padang, menurut Vrina, memiliki semangat yang besar dan punya ilmu agama yang kuat.

"Pada diskusi di UNP waktu itu, saya melihat teman-teman muslimah muda Padang yang hadir punya kemauan belajar yang tinggi, dan rasa ingin tahu yang besar. Saat sesi pertanyaan dibuka, yang mau bertanya mencapai 20 orang," ucap wanita yang saat ini mengambil S-2 Jurusan Gizi Klinik di Universitas Indonesia itu.

Vrina menuturkan, membangun peradaban dimulai dari keinginan belajar dan senantiasa memperbaiki diri. Ia menilai, muslimah Padang sudah memiliki modal itu. Selain itu, muslimah muda Padang mempunyai ilmu agama yang kuat. Modal tersebut penting karena membangun peradaban harus ada koridornya, dan membangun peradaban harus ada dalam koridor untuk mencari rida Allah SWT.

"Dengan pemahaman agama yang sudah dimiliki muslimah Padang, modal itu sangat potensial bagi muslimah Padang untuk membangun peradaban. Modal itu bisa menjadi hal yang sangat baik bagi penerusnya kelak. Lebih luas lagi, muslimah muda Padang potensial untuk menjadi tokoh yang berpengaruh dalam hal positif di tengah masyarakat untuk memajukan masyarakat," ujar istri Faldo Maldini, pendiri pulangkampuang.com itu. (h/dib)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 13 Juni 2020 - 21:01:43 WIB

    Dokter Spesialis Penyakit Dalam Sebut Naik Ojol Aman dari Corona

    Dokter Spesialis Penyakit Dalam Sebut Naik Ojol Aman dari Corona HARIANHALUAN.COM - Meskipun sudah diperbolehkan, tapi masyarakat masih takut untuk naik ojek online. Banyak dari mereka beralasan takut terkena paparan virus corona Covid-19 jika memaksakan diri naik ijek online..
  • Sabtu, 06 Juni 2020 - 09:15:39 WIB

    Agar Terhindar dari Virus, Dokter Sarankan Seluruh Perlengkapan Bayi Dicuci

    Agar Terhindar dari Virus, Dokter Sarankan Seluruh Perlengkapan Bayi Dicuci HARIANHALUAN.COM -- Virus Corona telah menjadi pandemi global yang memberikan kekhawatiran bagi masyarakat, khususnya ibu yang mempunyai bayi dan anak balita. Mereka merupakan objek yang rentan terkena virus dan bakteri, ka.
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 16:26:18 WIB

    Buat yang Ngotot Pulang Kampung, Dengerin Nih Pesan Dokter!

    Buat yang Ngotot Pulang Kampung, Dengerin Nih Pesan Dokter! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Mudik atau pulang ke kampung halaman seperti diketahui sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia ketika Hari Raya Idul Fitri. Namun kini, di tengah pandemi virus corona COVID-19, masyarakat di .
  • Sabtu, 13 Februari 2016 - 03:38:27 WIB
    dr. Herlina Zahar

    Dokter yang Aktif Berorganisasi

    Dokter yang Aktif Berorganisasi PARIAMAN, HALUAN — Sosok Direktur RS Aisiyah Pariaman ini, sangat fa­miliar di lingkungan. Setiap hari, dr. Herlina Zahar, tak pernah lepas dari ke­sibu­kannya di RS yang dipim­pinnya..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]