Ricuh Aksi Tolak Pembangunan Geothermal di Solok, Massa Lempar Batu dan Blokir Jalan


Senin, 02 Oktober 2017 - 21:37:02 WIB
Ricuh Aksi Tolak Pembangunan Geothermal di Solok, Massa Lempar Batu dan Blokir Jalan Aksi--Seribuan warga yang berasal dari masyarakat selingkaran Gunung talang kembali menggelar aksi di depan Tugu Ayam Arosuka, Senin (2/10). Dalam aksi ini massa kembali menolak pembangunan proyek Panas Bumi di Kawasan Batu Bajanjang  Lembang Jaya. YUTIS WANDI  

AROSUKA, HARIANHALUAN.COM--Sekitar seribuan masyarakat salingka Gunung Talang kembali mengepung kantor Bupati Solok, Senin (2/10). Massa yang mengklaim datang dari 12 nagari yang berada di kawasan Gunung Talang ini kembali turun kejalan guna menyatakan sikap untuk menolak pembangunan proyek panas bumi (Geothermal)  setelah aksi pertama yang digelar pada 13 September lalu, tak juga menemukan titik terang.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Haluan di lapangan, Rombongan massa mendatangi Arosuka dengan menggunakan kendaraan truk, mobil pickup yang lengkap dengan pengeras suara serta ratusan sepeda motor. Berangkat dari nagari Batu Bajanjang melewati Muara Panas, Nagari Cupak dan  terkonsentrasi di Tugu ayam Arosuka massa juga membawa sejumlah spanduk dan pamflet bertuliskan penolakan terhadap pembangunam proyek Geothermal yang direncanakan akan dibangun di Nagari Batu Bajangjang, Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok.

“Pemerintah melarang kami untuk menebang satu batang pohon atau merusak lingkungan. Namun, pemerintah daerah malah mengijinkan investor untuk mengeksploitasi Kawasan Gunung Talang,” ungkap Salah seorang orator menggunakan pengeras suara.

Masa yang menyampaikan orasi bahkan sempat mengancam untuk memaksa masuk kedalam komplek kantor Bupati, Jika Bupati Solok tidak mau mememui masyarakat. Untuk melokalisir warga dan mengamankan memgamankan aksi ini, ratusan personil gabungan dari TNI, Polres Aro Suka, Satpol PP disiapkan untuk berjaga-jaga di gerbang depan tugu ayam.

Setelah sempat menunggu beberapa lama, Bupati Solok H. Gusmal Dt. Rajo lelo akhirnya berkenan menemui sejumlah perwakilan masyarakatdan menggelar pertemuan di Ruang  danau dibawah komplek kantor Bupati.

“Kami minta pemerintah Kab. Solok mencabut segala bentuk izin prinsip yang telah dikeluarkan melalui dinas terkait atas proyek energi panas bumi,” ungkap Indra di hadapan Bupati

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]