Pascaminyak Tumpah di Teluk Bayur

Tim KLHK: PFAD Mulai Tenggelam dan Mengganggu Perkembangan Karang


Selasa, 03 Oktober 2017 - 19:16:03 WIB
Tim KLHK: PFAD Mulai Tenggelam dan Mengganggu Perkembangan Karang TUMPAHAN MINYAK – Foto drone Walhi Sumbar menangkap momen sebaran tumpahan minyak yang mencemari perairan di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang. Aekitar 50 ton minyak sawit mentah milik PT Wira Innomas yang tumpah dan mengancam kelangsungan hidup biota laut. DOKUMENTASI WALHI SUMBAR

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Hari kelima pascabocornya tangki penampungan PFAD (Palm Fatty Acid Destillate) milik PT Wira Innomas di Pelabuhan Teluk Bayur, Kamis (28/9) silam. Gumpalan PFAD  yang awalnya mengapung, sudah mulai tenggelam.

Pasalnya, gumpalan minyak hasil penyulingan dari CPO (Palm Crude Oil) mayoritas telah bercampur pasir dan menutupi karang. Bahkan di pulau Pasir Gadang dan Sinyaru, minyak sudah mengendap di dalam pasir.

Haluan yang ikut bersama Ditjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Lingkungan (Gakkum KLHK), Rasio Ridho Sani meninjau lokasi yang terdampak tumpahan minyak PFAD PT Wira Innomass. Dalam pantauan tersebut, tim menemukan berbagai pencemaran laut dalam radius hingga beberapa kilometer dari Teluk Bayur.

Hal ini terlihat saat petugas mencakul beberapa titik bibir pantai, terdapat gumpalan besar minyak PFAD di kedalaman 15-25 cm.

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]