Logo Pariwisata Solsel Resmi Diluncurkan


Rabu, 04 Oktober 2017 - 00:01:57 WIB
Logo Pariwisata Solsel Resmi Diluncurkan BUPATI Solok Selatan (Solsel), Muzni Zakaria didampingi Wakil Bupati, Abdul Rahman dan Forkopimda pasang logo pariwisata Solsel pada salah satu kendaraan dinas, Senin (2/10). IST

SOLOK SELATAN HALUAN - Bupati Solok Selatan (Solsel), Muzni Zakaria didampingi Wakil Bupati, Abdul Rahman dan Forkopimda Kab Solok Selatan resmi meluncurkan logo pariwisata Solsel, usai pelaksanaan upacara hari kesaktian pancasila di halaman Kantor Bupati Solsel, Senin (2/10).

Logo yang menampilkan ciri khas kabupaten tersebut, dibuat oleh putra asli daerah solsel, yang juga salah satu staf di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solsel.

Secara khusus bupati mengapresiasi perancang logo tersebut. “Logonya sangat indah dan sangat mewakili Solsel dan Minangkabau,” ujar bupati saat penempelan stiker logo pariwisata di mobil dinasnya.

Bupati mengatakan, dalam logo tersebut terdapat tiga karakteristik yang mencerminkan kabupaten solok selatan. Disitu terdapat banyak gonjong rumah gadang, yang mencerminkan Kabupaten Solsel sebagai Nagari Saribu Rumah Gadang.

Juga terlihat gambar orang yang sedang menari tempurung, dimana salah satu tarian tradisional Solsel adalah Tari Tampuruang.

Gambar selanjutnya adalah motif itiak pulang patang yang melambangkan kesepakatan dan persatuan yang kokoh.

Senada, Wakil Bupati Solsel, Abdul Rahman juga mengapresiasi logo tersebut, ia menjelaskan, tagline “Heart of Minangkabau” dalam logo tersebut memang sudah cocok dan melekat dengan Solsel.

“Salah satu ciri khas di Minangkabau adalah rumah adat nya, dan rumah adat terbanyak dalam satu kawasan, jadi ungkapan Solsel sebagai jantungnya minangkabau adalah sudah sangat cocok karena kita disini punya saribu rumah gadang,” ungkap wabup.

Dan yang sangat istimewa, tagline tersebut mempresentasikan kekuatan dan ragam budaya Minangkabau yang ada di Solsel, dimana ada Empat orang raja adat untuk fungsi dan tugas yang berbeda-beda dmengan dasar filosofi ABS SBK yaitu adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah.

Satu-satunya di dunia ada empat orang raja di teritori yang sama bisa berkoordinasi satu sama lain dalam mengurus tatanan masyarakatnya untuk satu teritori yang sama. Contoh keberagaman ditingkat yang sama untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Solok Selatan sudah lama melakukan hal itu di Ranah Minangkabau.

Sementara itu Kabid Promosi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Yolni Hendra mengatakan bahwa sebelumnya penetapan logo tersebut telah dikonsultasikan dan mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dengan pihak Dinas Pariwisata Provinsi serta Kementerian Pariwisata di Jakarta. (h/jef)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]