32 Kasus Filariasis Ditemukan di Pariaman


Rabu, 04 Oktober 2017 - 00:03:25 WIB
32 Kasus Filariasis Ditemukan di Pariaman LEPAS BALON - Sekda Padang Pariaman, Jonpriadi melepaskan balon tanda dimulainya pencanangan pencegahan filariasis tahap lima, dihalaman Kantor Bupati Padang Pariaman, Selasa (3/10). BUSTANUL ARIFIN

PADANG PARIAMAN, HALUAN - Kabupaten Padang Pariaman termasuk daerah yang terbanyak ditemukan kasus filariasis dari sejumlah kabupaten dan kota yang ada di Sumbar. Hal itu dikatakan Sektretaris Daerah Kabapaten Padang Pariaman, Jonpriadi saat sambutan pecanangan bulan kelima pencegahan filariasis di Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (3/10).
    
Katanya, untuk daerah ini ada sekitar 32 kasus filariasis ditemukan yang penderitanya tersebar di seluruh kecamatan. Untuk itu katanya, pencegahan penyakit filariasis yang juga menjadi program nasional tersebut telah dilaksanakan setiap tahun di Padang Pariaman semenjak 2013 lalu dengan pemberian obat gratis kepada masyarakat.

Untuk tahun 2017 ini merupakan tahun kelima atau yang terakhir.
Apabila masih ditemukan penyakit menular tersebut di masyarakat maka daerah itu akan terus melakukan pencegahan selama dua tahun yang dananya tidak dari pemerintah pusat lagi tapi dari pemerintah setempat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman, Aspinuddin mengatakan setelah pencanangan pencegahan filarisasis bulan kelima di Padang Pariaman di tingkat kabupaten dilaksanakan maka akan dilanjutkan ditingkat kecamatan.
 
Untuk itu katanya, kepada masyarakat mau meminum obat yang telah diberikan karena apabila satu saja warga yang tidak minum maka penyakit tersebut tidak akan hilang di Padang Pariaman.

"Kepada masyarakat agar menjaga kehidupan sehat serta membuang wadah penampung air yang berpotensi sebagai tempat perkembangbiakan dentik nyamuk sebagai penyebar penyakit menular itu," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Merry Yuesday menyebut, di provinsi ditemukan 10 kabupaten dan kota yang dinyatakan daerah endimis filarisasis dengan jumlah penderita 298.

Untuk daerah itu katanya, Agam, Padang Pariaman, Pasaman Barat, Padang, Bukittinggi, Limapuluh Kota, Mentawai, Pesisir Selatan, Sawahlunto, dan Sijunjung.
 "Limapuluh Kota telah bebas dari penyakit tersebut pada tahun lalu tinggal daerah lainnya," kata dia.
 
Sedangkan daerah yang telah melaksanakan pencanangan bulan pencegahan filariasis tahap lima di tahun ini yaitu  Sawahlunto pada Minggu lalu, lalu disusul Padang Pariaman, sedangkan Mentawai tinggal menetapkan waktu pencanangannya. (h/bus)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]