Wakil Bupati Pessel Jadi Tersangka Kasus Mandeh


Kamis, 05 Oktober 2017 - 00:32:44 WIB
Wakil Bupati Pessel Jadi Tersangka Kasus Mandeh Wakil Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar.

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Penyidik Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar sebagai tersangka dalam kasus perusakan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Mandeh. Rusma dianggap ikut bertanggungjawab atas kerusakan ekosistem laut dalam pengelolaan lahan di Mandeh.

Penetapan Wabup Pessel sebagai tersangka disampaikan Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) KLHK, Rasio Ridho Sani. “Terkait kasus perusakan kawasan Mandeh, penyidik Ditjen Gakkum sudah menetapkan satu tersangka atas nama Rusma Yul Anwar yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Pesisir Selatan,” terang Rasio, Selasa (3/10).

Saat dikonfirmasi terkait status tersangka yang disandangnya. Wakil Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar tidak mau berkomentar banyak.

“Maaf, saya sedang sibuk karena ada urusan. Nanti saya hubungi kembali,” ujarnya pada pukul 13.00 WIB, Rabu (4/10).

Namun,  sampai pukul 21.00 WIB, Rusma tidak juga menghubungi.  Berkali-kali Haluan mencoba menghubungi sejak pukul 16.00 – 20.00 WIB, nomor seluler Rusma tidak kunjung aktif.  SMS dan pesan Whatsapp Haluan juga tidak berbalas.

Kasus perusakan KWT Mandeh, memang sempat membuat heboh dan membuat Bupati Pessel, Hendrajoni murka. Data bupati, seluas 1,2 hektare hutan bakau dirusak. Perusakan terjadi bersamaan dengan pembangunan penginapan oleh oknum tertentu. "Selain hutan bakau mereka juga merusak terumbu karang untuk membuat dermaga pribadi," kata Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni awal April lalu.

Menurutnya, dari beberapa wilayah di Mandeh yang paling parah mengalami kerusakan adalah di Nagari Sungai Nyalo, bahkan dilakoni oleh oknum pejabat daerah setempat. Bupati menyebutkan perusakan tersebut dilakukan tanpa memikirkan dampak jangka panjang sehingga ia bertekad akan menggiring kasus itu ke ranah hukum.

"Tidak ada yang mengantongi izin, padahal yang melakoninya merupakan oknum pejabat yang pasti tahu aturan," kata dia.

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]