Kurir 9 Kg Ganja Mulai Disidang


Rabu, 08 November 2017 - 11:48:57 WIB
Kurir 9 Kg Ganja Mulai Disidang Ilustasi/Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Diduga sebagai kurir narkoba jenis ganja 12 paket besar, terdakwa Doni Indra (34) yang merupakan warga Tiku, Agam, harus duduk di kursi persakitan Pengadilan Negeri (PN) Padang, Selasa (7/11). 12 paket ganja seberat 9.906,91 gram tersebut akan dikirim ke Agam yang dikemas dalam tas besar berwarna hitam.

Dalam sidang dengan agenda pemeriksaan saksi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muldiana dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang menghadirkan dua saksi yaitu, Dafit Riko Darmawan dan Riki Andi Syaputra, yang merupakan saksi yang melakukan penangkapan tedakwa.

“Ya, kami mengamankan terdakwa beserta barang bukti 12 paket ganja seberat 9.906,91 gram yang dikemas dalam tas besar berwarna hitam. Dari pengakuan terdakwa barang tersebut akan dikirim ke Agam untuk dipasarkan,” kata saksi Dafit di hadapan majelis hakim.

Kemudian, Dafit juga mengatakan ganja tersebut milik Darman yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), yang dikirim melalui terdakwa dengan tujuan ke Kabupaten Agam. Kemudian terdakwa akan diberi imbalan Rp. 200 ribu per paketnya.

Kita lakukan penangkapan di pekarangan Masjid Muhammadiyah Kota Padang, saat itu tas yang berisikan ganja tersebut berada di samping terdakwa. Selanjutnya terdakwa beserta barang butinya dibawa ke Polresta Padang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” sambung Dafit yang dibenarkan oleh Saksi Riki.

Terhadap keterangan dari kedua saksi tersebut, terdakwa Doni Indra yang didampingi oleh Penasehat Hukum (PH) Anna Mardiah tidak membantah keterangan saksi. Selanjutnya, Majelis hakim sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Srihartuti menunda sidang pada Selasa (14/7), dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Dalam dakwaan JPU dikatakan, pada 30 Juli 2017 sekitar pukul 17.30 WIB terdakwa sedang duduk rumahnya yang beralamat di Jorong Ujung Pasa Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, didatangi teman terdakwa bernama Jep (DPO).

Kemudian mengajak terdakwa untuk menjemput ganja ke Padang, dengan imbalan Rp.200 ribu perpaketnya. Pada 30 Juli 2017 sekitar pukul 09.30 WIB terdakwa dan Jep sampai di

Masjid Muhammadiyah Kota Padang. Kemudian, Jep menghubungi si Man (DPO) dan menyampaikan kalau mereka sudah berada di Padang. Lebih kurang 15 menit, Siman sampai dilokasi dengan membawa tas besar berwarna hitam yang berisikan 12 paket ganja tersebut. tidak lama setelah itu datang beberapa orang satnarkoba Polresta Padang berpakaian preman dan melakukan penangkapan.

Perbuatan terdakwa sabagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 111 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (h/mg-hen)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]