Jalan Tani IV Koto Dilewati Truk Bertonase Lebih


Selasa,14 November 2017 - 03:47:59 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Jalan Tani IV Koto Dilewati Truk Bertonase Lebih BERTONASE LEBIH - Terlihat truk fuso berbelok menuju jalan tani. Padahal jalan tersebut sudah dipasang plang larangan bahwa yang boleh lewat truk muatan di bawah 8 ton. OSNIWATI

PASBAR, HALUAN — Jalan tani yang berada disepanjang jalan Sumber Agung Jorong IV Koto-Jorong Tandikek, Kecamatan Kinali dilewati oleh truk barang dan tronton dengan kapasitas lebih dari 10 ton dan mobil tronton dengan roda 10 dengan kapasitas 18-30 ton. Padahal Dishub Pasbar sudah memasang plang bahwa mobil barang diatas 8 ton dilarang masuk.

Masyarakat didua kejorongan tersebut  sudah mengeluh dengan kondisi tersebut. Dicemaskan, jalan akan cepat rusak dan mengancam keberadaan masyarakat sekitar. Karena truk dan tronton bermuatan kelapa sawit tersebut juga tidak diberi pengamanan berupa jaring, sewaktu-waktu mengancam nyawa masyarakat yang berselih dengan truk tersebut. Masyarakat juga sudah melayangkan surat keresahan kepada Pemkab Pasbar yang ditujukan kepada Disbub.

Ketua Pemuda Jorong IV Koto, Zainuddin kepada Haluan Senin (13/11) menyebut, jalan tersebut hampir dilewati delapan truk setiap harinya. Pemuda juga tidak memiliki kewenangan untuk melakukan larangan secara langsung. Pihaknya berharap pihak terkait yang melakukan tugasnya dan mengembalikan fungsi jalan tersebut kembali ke semula.

“Ini hanya jalan tani, bukan jalan proyek atau jalan truk serta tronton. Jika terus dibiarkan maka lambat laun jalan ini akan rusak. Kepada pemerintah, kami juga sudah melayangkan surat terkait kondisi tersebut,” papar Zainuddin.
Ia menambahkan, jika tidak ada respon dari pemerintah jangan salahkan nanti jika pemuda melakukan tindakan sendiri. Pasalnya, jalan tani tersebut hanya diperbaiki oleh pemerintah tidak setiap tahunnya. Jika terus dilewati oleh truk tronton maka jalan itu akan cepat rusak dan nyawa masyarakat terancam.

“Kami akan tunggu dalam minggu ini, jika tidak ada tanggapan maka kami akan lakukan tindakan sendiri lagi,” tegas Zainuddin.

Sementara itu, pemuda Jalan Sumber Agung Jorong IV Koto  Santo juga sudah melakukan penolakan sama seperti yang dilakukan oleh masyarakat Tandikek. Ketika truk tersebut lewat masyarakat terpaksa turun dari bahu jalan karena takut dilindas dan tertimpa buah kelapa sawit yang tidak pakai pengamana seperti jaring.

“Masyarakat sudah bersabar selama ini. Kalau mobil yang sudah ditentukan oleh pemerintah kami tidak masalah. Ini mobil yang membawa sawit 18 hingga 25 ton setiap hari. Kami tidak masalah sebenarnya dengan kondisi atau truk tersbut, tapi jangan lewat jalan tani. Kan ada jalan lain yang bisa dilewati oleh truk tersebut,” papar Santo.

Selain itu, tandas Santo, Pemkab Pasbar seakan tidak mendengar keluh kesah masyarakat pengguna jalan setiap harinya. Masyarakat lewat jalan harus mengalah turun dari bahu jalan menghindari ancaman mobil besar jenis Fuso ditambah lagi muatan mobil tanpa jaring pengaman.

“Banyak hal yang dilanggar, namun pemerintah seakan diam saja,” tandas Santo.

Jauh hari masyarakat sudah sampaikan keluhan ini melalui surat pengaduan kepada Pemda, Dishub, DPRD, Polres, camat, Polsek Kinali,  wali nagari, serta jorong setempat.

“Namun sampai ini hari belum ada tindakan tegas yang dilakukan oleh Pihak berwajib. Kita berharap ada tindakan dari pemerintah,” tutur Santo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pasbar Adrinaldi mengatakan untuk penindakan di lapangan sudah dikoordinasikan dengan Polantas. Karena hal tersebut adalah kewenangan Polantas sesuai dengan UU 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan barang.

“Sebaiknya koordinasikan juga dengan Polres Pasbar, karena tindak menindak kewenangan mereka,”t andas Adrinaldi. (h/ows)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,20 Februari 2018 - 01:47:32 WIB

    Jalan Ulakan – Tapakis Dipenuhi Lubang

    Jalan Ulakan – Tapakis Dipenuhi Lubang PADANG PARIAMAN, HALUAN - Pengandara yang melintasi jalan Syeikh Burhanuddin Ulakan mengeluhkan kondisi jalan rusak parah dan dipenuhi lubang. Kondisi ini membuat masyarakat Mangopoh risau dan berencana menanami lubang terseb.
  • Senin,12 Februari 2018 - 02:38:40 WIB

    Jalan Cubadak Aia Pariaman Butuh Perbaikan

    Jalan Cubadak Aia Pariaman Butuh Perbaikan PARIAMAN, HALUAN – Sejumlah titik di ruas jalan Cubadak Aia, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman mulai dipenuhi lubang. Kondisi ini mulai membahayakan pengendara yang melintasinya, karena jalan ini ramai dilalui masyara.
  • Senin,12 Februari 2018 - 02:31:25 WIB
    WARGA SAWAHLUNTO

    Keluhkan Jalan Berlubang

    Keluhkan Jalan Berlubang SAWAHLUNTO, HALUAN - Pengendara dan masyarakat yang melintasi Kota Sawahlunto mengeluhkan kerusakan pada beberapa titik ruas jalan di daerah itu. Setidaknya di ruas jalan nasional dari Muaro Kalaban, Kecamatan Silungkang samp.
  • Kamis,04 Januari 2018 - 10:12:26 WIB

    Tak Perlu Revisi Propemperda, Perda LGBT Bisa Naik di Jalan

    Tak Perlu Revisi Propemperda, Perda LGBT Bisa Naik di Jalan PADANG, HARIANHALUAN.COM – Desakan agar DPRD Sumbar merancang Perda LGBT terus didengungkan banyak pihak. Perda itu nantinya bisa menjadi pagar bagi pelaku LGBT agar tidak bertindak lebih jauh, sekaligus melindungi generasi.
  • Kamis,28 Desember 2017 - 08:51:03 WIB

    Kecelakaan Tahun 2017 di Sumbar, 538 Orang Tewas di Jalan

    Kecelakaan Tahun 2017 di Sumbar, 538 Orang Tewas di Jalan PADANG, HARIANHALUAN.COM – Catatan Polda Sumbar, hingga pekan ketiga Desember 2017 ini, jumlah lakalantas tercatat 2.745 kasus, menurun 2, 27 persen dibanding tahun 2016 sebanyak 2.809 kasus. Namun, jumlah korban meninggal .

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM