TINGKATKAN HASIL PERTANIAN

Petani Integrasikan Nilam dengan Jagung


Rabu, 15 November 2017 - 01:31:43 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Petani Integrasikan Nilam dengan Jagung INTEGRASI TANAMAN - Terlihat petani memanen nilamnya hasil intergrasi nilam dengan jagung. OSNIWATI

PASBAR, HALUAN — Demi meningkatkan penghasilan, sejumlah petani di Kabupaten Pasaman Barat mengintegrasikan tanaman jagung dengan nilam. Dengan sistim integrasi tersebut para petani mengaku pendapatan mereka bisa meningkat. Karena bisa memanen dua jenis tanaman di lokasi yang sama dengan waktu yang hampir bersamaan.

Salah satunya Khairunnas salah seorang petani di Kecamatan Kinali Kabupaten Pasbar. Khairunnas menceritakan kepada Haluan kemarin (14/11), sebelum nilam tersebut tumbuh besar ternyata petani sudah memanen jagung di lokasi yang sama, sehingga produktifitas dan penghasilan meningkat.

“Kami melakukan integrasi nilam dengan jagung ini sudah cukup lama,”ujar  Khairunnas.

Ia menambahkan, sejak delapan tahun lalu sejumlah petani di Pasbar berhasil meningkatkan pendatapan dengan cara menanam jagung dengan nilam di satu lokasi yang sama. Sehingga produktifitas lahan lebih tinggi, jika dibandingkan dengan sistim yang bisanya digunakan petani.

“Menanam jagung dan nilam dengan cara sistim sambung atau tumpang sari di lokasi yang sama. pertama-tama saya menanam jagung, satu bulan menjelang panen, saya menanam bibit nilam diantara batang jagung. Setelah selesai panen jagung dengan sendirinya bibit nilam akan tumbuh subur dan siap di panen beberapa bulan kemudian,” sebut Khairunnas.

Sistim tersebut sangat menguntung bagi petani lanjut Khairunnas, dengan sistim tersebut bisa menghemat lahan dan waktu untuk menanam nilam. Selain itu, integrasi antara jagung dan nilam juga saling menguntungkan.

“Karena saya tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk mengolah lahan atau membeli pupuk untuk kedua jenis tanaman tersebut. Karena sisa pupuk bertanam jagung bisa digunakan untuk pupuk nilam,” ungkapnya.

Ia mengaku dengan sistim tersebut bisa meningkatkan hasil pertanian menjadi dua kali lipat dengan modal lebih sedikit dan lahan yang sama. Meski demikian petani meminta pemerintah bisa menjaga stabilitas hasil pertanian, seperti harga jual pipilan jagung dan harga jual minyak nilam.

“Karena saat ini harga hasil pertanian masih ditentukan oleh sejumlah agen. Belum ada standarisasi yang jelas dari pemerintah terkait dengan kedua harga komoditi tersebut. Kadang tanpa sebab yang jelas harga minyak nilam anjlok di pasaran. Kami para petani berharap, ada andil pemerintah di harga komoditi pertanian seperti nilam dan jagung,” pinta Khairunnas. (h/ows)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 03 September 2018 - 19:25:07 WIB

    DPRD Sumbar:  Petani Belum Sejahtera

    DPRD Sumbar:  Petani Belum Sejahtera PADANG, HARIANHALUAN.COM-Nasib para nelayan dan petani, termasuk di Kota Padang masih banyak yang belum terangkat dan cenderung belum sejahtera. Sebagian besar dari mereka masih hidup berbalut kemiskinan. Hal ini ditampung da.
  • Senin, 14 Mei 2018 - 10:00:41 WIB

    Prihatin Nasib Petani, Mahasiswa Sumbar Deklarasikan Gema Tani

    Prihatin Nasib Petani, Mahasiswa Sumbar Deklarasikan Gema Tani PADANG, HARIANHALUAN.COM--Sedikitnya, 200 orang mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat bergabung dan mendeklarasikan diri membentuk gerakan mahasiswa Petani Indonesia (Gema Tani) untuk wilayah Sumbar..
  • Senin, 09 April 2018 - 10:14:20 WIB

    Dana Aspirasi Rp850 Juta Diserahkan, Sabrana: Berharap Petani Tidak Kesulitan Lagi 

    Dana Aspirasi Rp850 Juta Diserahkan, Sabrana: Berharap Petani Tidak Kesulitan Lagi  PADANG, HARIANHALUAN.COM--Sekitar Rp850 juta anggaran yang bersumber dari dana aspirasi anggota DPRD Sumbar, Sabrana dikucurkan untuk membantu alat-alat pertanian bagi masyarakat kelompok tani yang ada di Kabupaten Solok dan .
  • Rabu, 20 Desember 2017 - 01:36:52 WIB

    130 Petani Dharmasraya Ikuti Sekolah Lapangan

    130 Petani Dharmasraya Ikuti Sekolah Lapangan Dharmasraya, Haluan – Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Selasa (19/12) menghadiri acara temu sekolah lapangan “rimba” petani karet dan sawit yang dipusatkan di Kenagarian Sungai Duo, Kecamatan Sitiung..
  • Sabtu, 25 November 2017 - 04:15:47 WIB

    Petani dan Penyuluh Belajar Pemanfaatan Limbah

    Petani dan Penyuluh Belajar Pemanfaatan Limbah SAWAHLUNTO, HALUAN - Setiap petani dan penyuluh pertanian harus senantiasa meningkatkan kompetensi, sehingga mampu mengimbangi perkembangan zaman dan teknologi untuk terus berinovasi menambah produksi hasil pertanian yang dig.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM