Investor Diimbau Pakai Jalur Resmi


Jumat, 17 November 2017 - 10:31:04 WIB
Investor Diimbau Pakai Jalur Resmi Ilustasi/Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Walikota Padang mengingatkan kepada seluruh investor yang ingin berinvestasi di Kota Padang menggunakan jalur resmi. Hal ini terkait adanya kasus dugaan penipuan oleh seorang pengusaha asal Kota Padang ,Fery kepada warga negara Australia, Pieter Van Ryan yang berkedok investasi.

“Jika orang asing ingin berinvestasi disini, lakukanlah jalur yang benar. Jangan sampai menggunakan jalur yang tidak benar, sehingga saat terjadi kejadian seperti ini mereka berteriak dan merasa tertipu,”ujar Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah kepada Haluan, Kamis (16/11).

Baca Juga : Temui Mantan Wawako Padang Yusman Kasim, Hendri Septa Bicarakan Hal Ini

Dikatakan Mahyeldi, bagi warga Kota Padang yang melakukan tindakan penipuan tentunya harus dilakukan proses hukum. Jika melakukan kesalahan, dan pelanggaran-pelanggaran hukum, tentunya harus diproses pula secara hukum yang berlaku.

“Siapa saja orangnya, baik masyarakat Kota Padang, maupun orang asing yang ingin melakukan penipuan disini harus diproses secara hukum,”ujar Walikota usai membuka kegiatan sosialisasi dan pembinaan pelaku usaha barang bersubsidi di salah satu hotel di Kota Padang.

Baca Juga : Bekas Atom Center Padang Disulap jadi Penampungan Anak Yatim

Mahyeldi pun mengimbau, kepada seluruh masyarakat Kota Padang agar tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan para investor yang ingin berinvestasi di Kota Padang. Sehingga menyebabkan kehilangan kepercayaan dari para investor. Sebab saat ini Pemko Padang sedang gencar-gencarnya menggaet investor untuk dapat berinvestasi, agar pembangunan Kota Padang dapat lebih cepat.

“Pihak kepolisian pun harus bergerak jika ada kasus seperti ini. Sehingga ada kepastian dan penyelesaian terhadap persoalan tersebut. Jangan dibiarkan, sebab nantinya akan menimbulkan persoalan-persoalan baru,”ujarnya.

Sebelumnya, Seorang warga negara Australia, Pieter Van Ryan merasa ditipu dengan kelakuan salah seorang pengusaha asal Kota Padang Fery. Akibatnya, Pieter merugi sekitar Rp800 juta dan harus malu karena dideportasi oleh pihak Imigrasi Padang.

Dijelaskannya, pertemuan Pieter dengan Fery pertama kali dalam perkenalan di Media Sosial. Kemudian berlanjut pada diskusi bisnis. Karena perencanaan bisnis Fery dianggap Pieter matang dan mampu meraup untung. Pieter akhirnya terperdaya dan berani mengeinvestasikan uangnya sebesar Rp800 juta untuk membeli kapal Kaimana 1 dan Kaimana 2. (h/mg-mel)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]