UMKM PILAR EKONOMI BANGSA

BI: Kucuran Kredit Perbankan di Daerah Masih Rendah


Selasa, 21 November 2017 - 22:26:24 WIB
BI: Kucuran Kredit Perbankan di Daerah Masih Rendah Kepala Departemen UMKM Bank Indonesia Yunita Resmi Sari pemateri pada acara Pelatihan Wartawan Daerah yang dilaksanakan Bank Indonesia di Jakarta, Selasa. Dodi

UMKM PILAR EKONOMI BANGSA
BI: Perbankan di Daerah Harus  Peduli UMKM


JAKARTA HALUAN- Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama kekuatan ekonomi bagsa kita. Ironisnya,  kepedulian  perbankan pada sektor UMKM  masih rendah.
Menurut Pimpinan Departemen Pengembangan UKM Bank Indonesia Yunita Resmi Setia, hal itu terindikasi  pada  masih minimnya penyaluran kredit perbankan pada sektor ini.  "Dibandingkan dengan negara Asia lainnya, penyaluran kredit UMKM Indonesia tergolong rendah atau sekitar 7,1  persen terhadap GDP (Gross Domestic Product)," kata Yunita ketika menjadi pembicara dalam Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017 di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan, pembiayaan kepada UMKM masih belum menjadi target utama dalam penyaluran kredit perbankan. "Oleh karena itu, perlu upaya khusus untuk mendorong intermediasi perbankan kepada UMKM," katanya.
Dia mengatakan, berbagai kajian menunjukkan bahwa permodalan menjadi faktor utama yang menghambat pertumbuhan UMKM.
Menurut Yunita,  kontribusi usaha terhadap PDB di Indonesia didominasi oleh UMKM mencapai 57,6%. Tidak hanya itu,  bahkan sebesar   99,9% unit bisnis merupakan UMKM. Bahkan sekitar 97 persen tenaga kerja di Indonesia diserap oleh  sektor UMKM.
Dia mengatakan,   BI terus mendorong peran perbankan untuk mendukung pengembangan UMKM.  Untuk mencapai tujuan itu BI  menetapkan pada 2018 perbankan wajib menyalurkan kredit UMKM minimal 20 persen. Tahun 2017 sebesar  15 persen dan 2018 kembali naik menjadi 20 persen.
 Yunita memperingatkan,  terhadap   perbankan yang sudah memenuhi ketentuan tersebut,  diberikan penghargaan dan publikasi keberhasilan perbankan bersangkutan. "Tetapi bagi  perbankan yang tidak melaksanakan ketentuan tersebut akan diberikan peringatan dan hukuman, antara lain akan  dikurangi jasa gironya ," tegas Yunita.
 Minimnya pemberian kredit UMKM ini, tambah Yunita, cukup memprihatinkan, mengingat 58 persen lebih sektor usaha di Indonesia ditopang oleh sektor ini. Ke depan BI akan lebih fokus mengembangkan sektor ini, melalui program resi gudang untuk petani, sistem klaster dan lainnya.
Persiapan IMF-WBAM
Sementara itu,  Task Force IMF Annual Meeting  Peter Jacob,  pembicara terakhir dalam  pelatihan  ini  memaparkan,  persiapan even global International Monetary Fund – World Bank Annual Meetings (IMF-WBAM) 2018 dengan tuan rumah Bank Indonesia akan digelar Oktober 2018 di Nusa Dua, Bali.
Dia mengatakan,  IMF-WBAM 2018 merupakan even besar yang membahas keuangan dan ekonomi yang diikuti pimpinan bank sentral dari 189 negara, termasuk di dalamnya ada unsur dari akademi, NGO, media dan unsur lainnya ditotal sekira 15.000 orang.

Peter menyebut kedatangan sekira 15.000 utusan dari luar negeri itu akan meningkatkan ekonomi daerah karena hotel, kerajinan, makanan, minum dn terkait lainnya akan meningkat. “Sekarang yang perlu dikembangkan bagaimana mereka bisa berwista di Indonesia,” kata Peter.
IMF WB Annual Meetings memiliki tagline “Voyage to Indonesia”, artinya berbagai negara di dunia diharapkan dapat melakukan perjalanan ke Indonesia. IMF WB Annual Meetings akan dihadiri oleh 189 negara anggotanya. Ini hampir dari seluruh negara di dunia hadir.
Dia mengaakan, dalam pertemuan itu masing-masing negara akan mengutus menteri keuangan, gubernur bank central, CEO industri keuangan, akademisi terkemuka, lembaga internasional, perwakilan LSM, media, dan anggota parlemen.
Dia menyebutkan, ada 4 bidang manfaat yang diperoleh dari kegiatan itu, yakni leadership, investasi dan perdagangan, promosi pariwisata dan MICE, knowledge transfer. "Dari bidang leadership diperoleh manfaat kepemimpinan Indonesia untuk pembahasan isu-isu global, pembangunan infrastruktur, stabilitas sistem keuangan, penanganan inequlaity, pembangunan sumber daya manusia, dan keuangan inklusif," jlasnya. (h/dn)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM