Bupati-Wabup Limapuluh Kota Islah


Rabu, 22 November 2017 - 15:41:38 WIB
Bupati-Wabup Limapuluh Kota Islah Bupati Limapuluh Kota dan Wakil Bupati Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Polemik kepemimpinan kepala daerah di kabupaten Limapuluh Kota disebut Wakil Bupati Ferizal Ridwan telah berakhir. Menurutnya,ia bersama Bupati Irfendi Arbi telah bersepakat untuk islah dan mengakhiri silang pendapat. Segala persoalan yang selama ini menjadi sebab konflik dua pemimpin ini telah didudukkan bersama.

"Kami sudah islah. Tidak ada persoalan lagi antara saya sebagai Wakil Bupati Limapuluh Kota dengan Bupati. Semuanya sudah didudukkan bersama. Sekarang ini bagaimana merealisasikan janji kampanye kepada masyarakat Limapuluh Kota yang sempat tertunda," kata Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan kepada Haluan, Selasa (21/11).

Ia juga mengatakan hal yang terjadi selama ini antara Bupati dan Wakil Bupati tidak lain karena unsur politik yang tidak terpecahkan bersama. Dan hal itu kini telah berakhir dan secepatnya kepala daerah Limapuluh Kota akan bekerja maksimal untuk mengebut kesejahteraan masyarakat.

"Sekarang yang berlalu, biarlah berlalu. Saya secara pribadi akan mendukung kinerja Bupati selama yang dikerjakan baik untuk masyarakat dan sesuai aturan," kata Wabup.

Persoalan adanya Perbup yang membatasi kewenangan Wakil Bupati, Ferizal Ridwan mengaku hal tersebut telah direvisi oleh Bupati. Selain itu, prosedur administrasi yang berjalan di lingkungan pemerintah daerah Limapuluh Kota juga menjadi kesepakatan. ika ada hal yang merusak ini nantinya, Bupati dan Wakil Bupati telah sepakat untuk menyelidiki dan mempidanakan pengacau tersebut.

"Sekarang sudah mulai berjalan dengan baik. Kami Islah hari Jumat (19/11) kemarin dan semua mulai berjalan dengan baik. Tapi jika ada yang mengacau lagi, kami sudah sepakat untuk mencari akar persoalan dan membawanya ke ranah hukum. Jelas hal ini yang memprovokasi dan merugikan masyarakat Limapuluh Kota," kata Ferizal.

Secara pribadi, Ferizal meminta maaf kepada masyarakat Limapuluh Kota dengan adanya kegaduhan di tingkat kepala daerah. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan kepentingan masyarakat dan daerah Limapuluh Kota, agar hubungan bupati dan wakil bupati harmonis.

"Apa yang terjadi selama ini, saya mohon maaf. Jika saya tidak merespon perkembangan tersebut, tentu akan berdampak bagi Limapuluh Kota juga. Saya keras seperti kemarin untuk kepentingan bersama juga. Jadi sekarang ini, mohon masyarakat juga memantau dan menilai kinerja dan program kami," katanya.

Sementara itu Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi saat dikonfirmasi belum bisa menjawab karena nomor selulernya tidak aktif. Termasuk juga pengacara Bupati, Hanki Martondang juga tidak menjawab saat dihubungi via seluler. (h/ang)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM