Pedagang Daging Sapi Sejak Subuh Hanya Terjual 4 Kilo


Kamis, 07 Desember 2017 - 17:20:27 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Pedagang Daging Sapi  Sejak Subuh Hanya Terjual 4 Kilo Didi Bayus sedang menunggu pembeli di Pasar Raya Blok IV, Selasa (5/12). Melati Oktawina

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Meskipun sudah dipindahkan dari Pasar Raya Blok II ke Blok IV, penjualan pedagang daging dilantai dua belum ada peningkatan.

Bahkan kian hari semakin sepi saja, pengunjung yang datang membeli daging ke tempat ini.

Didi salah seorang pedagang daging dari seratus pedagang di Blok IV mengaku semenjak dipindahkan dua bulan yang lalu oleh Dinas Perdagangan, belum ada peningkatan penjualan.

Satu harinya, daging yang ia jual hanya laku tiga sampai empat kilo. Padahal pria 51 tahun ini, sudah berjualan dari pukul setengah enam hingga enam sore.

Lebih dua belas jam, pria asal Solok ini habiskan di Pasar Raya setiap harinya. Menunggu pembeli umum yang datang untuk membeli dagangannya.

Kenapa disebut pembeli umum, karena ia tidak mempunyai pembeli tetap atau yang biasa disebut langganan.

“Saya tidak punya langganan, tidak seperti pedagang lain yang berdagang sudah pasti ada pembelinya.

Hanya berharap setiap ons hingga seperempat daging yang dibeli dari pembeli. Karena mereka jarang membeli daging sekilo seharga Rp120 ribu,”ujarnya saat ditemui Haluan Selasa siang (5/12).

Pemilik nama lengkap Didi Bayus ini sudah hampir 10 tahun berjualan daging di Kota Padang. Ia mengaku bertahan berjualan di Pasar Raya karena hanya tempat itu yang ia miliki.

Didi memilih menutup losnya pukul enam sore, karena berharap ada pedagang sate maupun bakso yang membeli daging.

Padahal, pedagang lain banyak yang berjualan hanya hingga tengah hari. Sebab dagangan telah diborong oleh langganan.

“Saya tutup selalu yang terakhir, berharap masih ada pedagang sate yang membutuhkan daging,”sebutnya.

Meskipun secara fisik bangunan Pasar Raya Blok IV terlihat gagah dan kokoh. Namun, Didi dan pedagang daging tersebut harus mengalami kebanjiran, dan kebocoran.

Bahkan, aa pun membeli sendiri terpal, yang digunakan sebagai pelindung agar tidak terkena hujan maupun terik matahari dikala panas menyengat. Tentunya pria berbadan kurus ini hanya bisa bersabar menghadapinya.

“Sekarang hanya bisa bersabar. Mau kerja apa lagi saya diusia segini. Kalau tidak kerja mau dikasih makan apa anak istri dirumah. Atau ada pekerjaan lain? Bawalah saya untuk bekerja,”katanya dengan nada lirih.

Didi berharap, agar Dinas Perdagangan segera memindahkan semua pedagang yang berjualan di jalan, kedalam bangunan Blok yang telah selesai dibangun sehingga pembeli masuk ke dalam untuk membeli.

“Janjinya, semua pedagang akan dimasukan kedalam bangunan. Tapi sekarang masih semerawut di jalanan Pasar Raya. Semoga secepatnya segera dipindahkan pula,”sebut Didi.

Ia berharap, agar kondisi perdagangan Pasar Raya kembali menggeliat, sama seperti sebelum gempa 2009 yang meruntuhkan banyak bangunan pasar. (h/mg-mel)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 02 Juli 2018 - 13:39:17 WIB

    Pedagang Diserbu Pembeli, Harga Alat Tulis Naik 50 Persen

    Pedagang Diserbu Pembeli, Harga Alat Tulis Naik 50 Persen PADANG, HARIANHALUAN.COM – Tahun ajaran baru memberi angin segar para penjual berbagai barang keperluan sekolah. Tak hanya seragam, tas, dan sepatu sekolah, namun alat tulis juga laris manis..
  • Jumat, 23 September 2016 - 02:38:19 WIB

    Musim Hujan Tiba, Pedagang Payung Menangguk Untung

    Musim Hujan Tiba, Pedagang Payung Menangguk Untung PADANG, HALUAN — Mu­sim penghujan telah tiba. Sejak beberapa hari bela­kangan ini, hampir setiap hari hujan turun dan mengganggu aktivitas masyarakat. Namun tidak de­mikian bagi pe­da­gang payung dan jas hujan. Musim h.
  • Selasa, 13 September 2016 - 02:55:56 WIB
    DISERBU PEMBELI

    Pedagang Bumbu Dapur Panen

    Pedagang Bumbu Dapur Panen PADANG, HALUAN —Saat sebagian besar pedagang di Pasar Raya Padang me­nutup tokonya ketika Lebaran Idul Adha, namun tidak de­mikian dengan penjual bum­bu dapur dan kelapa. Mereka tetap membuka lapak dan berdagang seperti .
  • Rabu, 31 Agustus 2016 - 03:33:20 WIB

    Pedagang Perabot di Pasar Raya Raup Omzet Rp100 Juta per Bulan

    Pedagang Perabot di Pasar Raya Raup Omzet Rp100 Juta per Bulan PADANG, HALUAN — Meski banyak warga yang mengeluh kesulitan ekonomi, tetapi se­pertinya tak mempengaruhi tran­saksi pedagang perabot atau toko furniture. Sebab toko perabot selalu ramai pengunjung, seperti yang terlihat d.
  • Senin, 15 Agustus 2016 - 05:21:36 WIB
    KELAPA MUDA DIBORONG TAUKE KE PEKANBARU

    Pedagang Santan di Pasaman Tutup Usaha

    Pedagang Santan di Pasaman Tutup Usaha PASAMAN, HALUAN — Se­jumlah penjual santan murni di Pasaman terpaksa menutup usahanya karena pasokan buah kelapa tua di daerah itu berkurang. Informasi yang dihimpun Haluan, pasokan kelapa tua di kabupaten itu berkurang se.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM