Terlibat Kasus Narkoba, Pasutri di Pasaman Diciduk Polisi


Senin, 18 Desember 2017 - 22:36:11 WIB
Terlibat Kasus Narkoba, Pasutri di Pasaman Diciduk Polisi WAKA POLRES Pasaman bersama Kasatres Narkoba, Iptu Rony menunjukkan BB sabu dan ganja dari empat tersangka pengedar dan pemakai narkoba, dua diantaranya Pasutri yang dihadapkan ke tembok. YUDI LUBIS

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Penangkapan pasangan suami istri (pasutri) dan dua orang remaja oleh Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Pasaman, Minggu (17/12) membuat warga Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, geger.

Warga selama ini tidak menyangka bahwa pasutri yang dikenal ramah itu merupakan seorang penjual dan pengedar narkoba.Warga hanya tahu pelaku berjualan kelontong dan warung kopi.

"Kami tak menyangka yah. Pasutri ini ternyata berjualan begituan (Narkoba). Diwarungnya, kami sering minum kopi dan nongkrong sama anak-anak," ujar Pen (29) salah seorang pemuda setempat.

Sementara Walinagari Panti Selatan, Azwir Karim Tuanku Kari tidak menyangka, Pasutri dan dua remaja setempat diciduk aparat kepolisian Satres Narkoba karena diduga menjadi bandar dan pemakai narkoba di wilayah tersebut.

"Wah, sungguh kami tidak mengira itu, Pasutri ini selama ini jadi pemasok barang haram itu kesini. Sangat disayangkan. Untuk kedua remaja yang salah satunya masih pelajar, sangat disayangkan," ujar Azwir di Lubuk Sikaping, Senin (18/12).

Azwir pun mengajak agar seluruh warganya di nagari itu bersama-sama memerangi narkoba bersama aparat kepolisian setempat. Narkoba, kata dia, harus diberangus, jika tidak narkoba akan kian tumbuh subur.

"Semua warga Panti Selatan, saya ajak mari bersama-sama memerangi narkoba ini. Jangan takut untuk melaporkan jika melihat ada transaksi narkoba ke pihak kepolisian. Jangen sampai anak cucu kemenakan kita jadi korban," katanya.

Sebelumnya, Minggu (17/12) Satuan Narkoba Polres Pasaman meringkus empat orang penjual dan pemakai narkotika jenis ganja dan sabu di Ampang Gadang Kecamatan Panti, disalah satu warung di depan gerbang Bendungan Irigasi Panti-Rao.

Dua orang diantara tersangka itu merupakan pasangan suami istri sebagai penjual, inisial ES (38) dan NI (35) warga Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan Kecamatan Panti.

Kemudian dua orang lagi remaja, dengan inisial RH (19) warga Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, serta RKS (17), salah seorang pelajar SMAN di Lubuksikaping.

Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin mengatakan, empat orang tersangka ditangkap di lokasi yang berbeda. Dua tersangka, diantaranya ditangkap sedang asyik mengkonsumsi narkoba disatu tempat.

"Dari tangan para tersangka kami mengamankan barang bukti berupa dua bungkus paket kecil sabu dan 30 paket kecil daun ganja. Selain itu ada satu buah bong atau alat hisap lengkap dengan kaca pirek yang berisi sabu, satu buah mancis warna orange, serta satu kantong plastik kecil warna bening yang berisi biji ganja" jelas Kapolres.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Pasaman, Iptu Roni menjelaskan pertama pihaknya menangkap dua orang pemuda yang sedang asyik mengkonsumsi sabu di warung ES sekitar pukul 13.45 WIB.

"Sebab, berdasarkan infomasi masyarakat di lokasi itu sering terjadi transaksi atau memakai narkoba baik ganja maupun sabu," ujar Rony.

Kemudian polisi melakukan pengembangan dengan melakukan penggeledahan di rumah mertua ES yang lokasinya berhadap-hadapan dengan kedai kopi milik ES. Hasilnya, Polisi pun menemukan barang bukti narkoba jenis ganja dan sabu.

"Atas temuan itu, kita menangkap keduanya (Pasutri) sebagai penjual barang haram tersebut. Penangkapan ini berkat informasi dari masyarakat," katanya.

Rony menjelaskan, bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan untuk menelusuri keterkaitan pelaku lainnya.

"Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan guna menelusuri adanya pelaku lain yang terlibat. Apalagi satu diantaranya masih pelajar, kuat dugaan kami masih ada rekan-rekan pelaku yang bersembunyi," katanya.

Menurut Iptu Roni, kondisi Pasaman sudah sangat memprihatinkan tentang darurat Narkoba. Dalam kurun waktu Tahun 2017, kata dia, pihaknya sudah mengungkap 28 Kasus Narkoba. beberapa orang pelaku diantaranya adalah pelajar. (h/yud)


 





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM