Sumbar Incar Retribusi Sampah


Rabu, 20 Desember 2017 - 10:31:28 WIB
Sumbar Incar Retribusi Sampah Dokumentasi Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Sumbar tengah menyusun perubahan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang retribusi jasa umum.
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arkadius Dt Intan Bano menyampaikan, salah satu yang diatur dalam Perda ini nanti adalah berkaitan retribusi sampah.

Diperkirakan Sumbar bisa kantongi Rp8,7 miliar per tahun dari retribusi pengelolaan sampah.
Arkadius menambahkan, DPRD Sumbar sangat mendukung ranperda perubahan tentang retribusi jasa umum untuk ada. Terutama mendukung pemasukan dari retribusi jasa pengelolaan sampah.

Dijelaskannya Retribusi jasa pengelolaan sampah merupakan objek retribusi terbaru. Penetapan retribusi ini dalam ranperda bukan hanya bertujuan untuk mementingkan sisi pendapatan daerah saja. Tapi lebih utama lagi agar pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional dapat ditata dengan baik.

"Keberadaan TPA bukan hanya membuat pengelolaan sampah lebih optimal. Tapi juga bisa menjadi pemberdayaan untuk masyarakat di sekitar lokasi TPA," ulas Arkadius, Selasa (19/12).
Ia melanjutkan, saat ini DPRD sedang membahas ranperda tersebut. Ditargetkan pengesahannya terlaksana pada awal 2018

Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Nasrul Abit menyebut, salah satu objek terbaru dalam ranperda retribusi jasa umum memang tentang retribusi pengelolaan sampah.
Wagub menuturkan, setelah ranperda terkait disahkan, Sumbar diprediksi mengalami peningkatan pendapatan yang cukup signifikan dari retribusi.

"Saat ini kita sudah punya dua tempat pembuangan akhir (TPA) regional yang sangat bisa dioptimalkan, yakni di Payakumbuh dan Kota Solok. Kedua TPA ini sudah melaksanaan proses 3R (reduce, reuse, recycle). Sehingga sampah bisa dimaksimalkan untuk penggunaan kembali dan daur ulang," papar wagub.

Disampaikannya juga, sesungguhnya sejak tahun 2013 2 TPA tadi sudah dimanfaatkan. Pemprov sudah merangkul pemerintah kabupaten/kota untuk memaksimalkan pengelolaan sampah di dua TPA regional tersebut. Sehingga seluruh pengelolaan sampah di Sumbar bisa berpusat di sana.

Namun, pemerintah kabupaten/kota masih banyak yang enggan untuk ikut serta dalam program yang ada. Hal ini dikarenakan biaya tranportasi dan biaya produksinya terlalu besar, yakni Rp20 ribu per ton.

Menurut dia, kesepakatan itu dibuat sejak Tahun 2013. Jumlah itu ditetapkan menurut pola pengelolaan jumlah sampah, yaitu ketersediaan sarana prasarana pengelolah seta jumlah tenaga yang mengolah.

"Selama ini belum ada perda yang mengatur tentang retribusi penananganan sampah terpadu ini. Nanti setelah ranperda ini disahkan, bisa kita sepakati bersama dengan kabupaten/kota," bebernya.

Nasrul juga menjelaskan, pada kedua TPA tersebut pun sudah tak ada indikasi akan terjadi pencemaran lingkungan dan resiko kesehatan.

Telah dilakukan penyelidikan untuk masalah pencemaran ini, yakni dengan kegiatan rencana kelola lingkungan (RKL) dan rencana pemantauan lingkungan (RPL). Hasilnya, tak ditemukan kemungkinan dampak lingkungan yang terdeteksi.

Sementara sampah yang masuk setiap harinya di TPA Payakumbuh diperkirakan rata-rata 250 ton dan di TPA Solok 150 ton.

"Nanti setelah pengesahan ranperda, kita berharap jumlahnya meningkat dalam artian semua pengelolaan sampah di Sumbar berpusat di sana," ujar wagub. (h/len)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 25 Februari 2020 - 18:04:03 WIB

    Tahun Ini, Sumbar akan Inseminasi 120 Ribu Ekor Sapi

    Tahun Ini, Sumbar akan Inseminasi 120 Ribu Ekor Sapi PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM -- Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Sumbar Erinaldi menyebutkan akan ada 120 ribu ekor indukan sapi yang ada di Sumatera Barat akan diberikan Inseminasi Buatan (IB) atau kawin s.
  • Senin, 24 Februari 2020 - 22:28:46 WIB

    IMT-GT Momentum Promosi Perdagangan di Sumbar

    IMT-GT Momentum Promosi Perdagangan di Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyambut baik upaya dan terobosan yang dilakukan Kemenko Ekonomi dan Kementerian Perdagangan RI untuk mendorong peningkatan aktivitas perdagangan dalam kerangka Ind.
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 22:41:07 WIB

    Wagub Sumbar : Perantau Tak Bisa Dipisahkan Dalam Membangun Kampung Halaman

    Wagub Sumbar : Perantau Tak Bisa Dipisahkan Dalam Membangun Kampung Halaman JAMBI, HARIANHALUAN.COM - Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap para perantau Minang yang berada di Jambi, selama ini terus memberikan perhatian besar dalam memajukan pem.
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 19:50:52 WIB

    Ketua Umum DPP IKPS: Masyarakat Pessel Siap Menangkan Nasrul Abit di Pilgub Sumbar

    Ketua Umum DPP IKPS: Masyarakat Pessel Siap Menangkan Nasrul Abit di Pilgub Sumbar JAMBI, HARIANHALUAN.COM - Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS) seluruh Indonesia berikhtiar dan berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'alla agar Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit jadi Gubernur Sumatera Barat periode 20.
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:48:43 WIB

    27 Pelaku Usaha di Sumbar Telah Ajukan Sertifikasi Halal

    27 Pelaku Usaha di Sumbar Telah Ajukan Sertifikasi Halal PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sumbar membeberkan jumlah pelaku usaha di Sumbar sebanyak 28.174. Sedangkan, pemohon yang mengajukan sertifikasi halal sebanyak 27, dan do.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM