Festival Silat Tradisi Meriahkan HJK ke 233 Bukittinggi


Sabtu, 23 Desember 2017 - 00:27:12 WIB
Festival Silat Tradisi Meriahkan HJK ke 233 Bukittinggi Walikota Ramlan Nurmatias didampingi Wakil Wali Kota Irwandi, membuka secara resmi festival silat tradisi yang diselenggarakan Perguruan Silat Alang Ponggongan. GATOT

BUKITTINGGI, HALUAN- Memeriahkan  Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke 233 yang jatuh pada 22 Desember 2017, perguruan silat Alang Ponggongan menggelar festival pencak silat tradisi Bukittingi-Agam di gedung PGSD Belakang Balok.

Festival silat tradisi yang memperebutkan piala bergilir Walikota Bukittinggi ini, berlangsung dari tanggal 17-20 Desember. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyampaikan apresiasi kepada perguruan silat Alang Ponggongan yang telah menggelar Festival Silat Tradisi tersebut. Dan Pemko Bukittinggi mendukung penuh kegiatan festival silat yang dilaksanakan.

Melalui festival yang diselenggarakan kata Ramlan, diharapkan perguruan Silat Alang Ponggongan yang berasal dari Birugo ini bisa jadi percontohan. Seni beladiri silat tradisi berbeda dengan olahraga lain. Sebab silat tradisi disamping mengajarkan  bela diri,  juga mengajarkan sikap, etika, kendali emosi, akhlaq dan juga seni tradisi. “Pemerintah daerah  akan selalu mengupayakan untuk  melestraikan budaya Minangkabau. Kedapan kita harapkan agar festival Silat terus dilaksanakan dan menjadi event Pariwisata Bukittinggi, baik itu dengan skala lokal maupun  nasional,” harap Ramlan.

Ketua pelaksana festival silat Dondi Rinaldi mengatakan,  festival silat tradisi ini sengaja  digelar oleh Perguruan Silat Alang Ponggongan dengan tujuan untuk melestarikan seni beladiri silat ditengah tengah masyarakat, serta menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap nilai-nilai tradisi dan budaya, khususnya seni bela diri silat.

Silat tradisional merupakan aset berharga budaya bangsa Indonesia khususnya di Minangkabau. Seni bela diri silat juga dapat mendukung pemerintah daerah dalam mengembangkan kepariwisataan. Oleh karena itu perlu dijaga kelestariannya. “Festival silat ini kami adakan supaya lebih menjalin silatuhrahmi antara pesilat dan perguruan silat yang ada di Bukittinggi dan Agam,. Kegiatan festival didukung penuh oleh Pemko Bukittinggi, pihak swasta dan orang Rantau yang ada di Jakarta, Bandung dan Pekanbaru,” kata Dondi. (h/tot/dn)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]