60 Ribu Ponsel Vivo Terjual di Sumbar pada 2017


Kamis, 28 Desember 2017 - 08:29:47 WIB
60 Ribu Ponsel Vivo Terjual di Sumbar pada 2017 PERLIHATKAN PONSEL—General Manager Vivo Sumbar, Murphy (kanan) bersama seorang karyawannya memperlihatkan ponsel Vivo di kantor distributor sekaligus pusat servis Vivo Sumbar, Jalan Samudra no 16, Padang, Rabu (27/12). Pada 2017, Vivo berhasil menjual 60.000 ponsel di Sumbar. HOLY ADIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Vivo berhasil menjual 60.000 ponsel di Sumbar pada 2017. Meski demikian, Vivo mengaku rugi secara bisnis karena banyaknya nilai investasi yang digelontorkan untuk promosi merek (branding).

General Manager Vivo Sumbar, Murphy, mengatakan, penjualan ponsel Vivo di Sumbar pada tahun ini 4.000—5.000 ponsel per bulan atau 60.000 ponsel per tahun. Penjualan tersebut 6 kali lipat daripada penjualan 2016. Pada 2016, penjualan ponsel Vivo di Sumbar 100—200 ponsel per bulan.   

Ponsel Vivo yang paling banyak terjual pada 2017 di Sumbar adalah V7 seharga Rp3.599.000, dan Y53 seharga Rp1.899.000. V7 menyumbang 20 persen terhadap penjualan, sedangkan Y53 berkontribusi 40 persen terhadap penjualan ponsel Vivo.

“Dua merek ini paling larik di Sumbar,” ujar Murphy dalam bahasa Mandarin kepada Haluan di kantor distributor sekaligus pusat servis Vivo Sumbar, Jalan Samudera Nomor 16 Padang, Rabu (27/12). Saat berbincang dengan Haluan, ia dibantu asistennya, Apriany, yang menerjemahkan perkataannya ke dalam bahasa Indonesia.

Murphy menjelaskan, ada beberapa faktor penunjang tingginya angka penjualan Vivo di Sumbar pada 2017. Pertama, besarnya nilai investasi untuk promosi merek, yakni Rp10 miliar. Promosi tersebut berupa pembuatan etalase bermerek Vivo di toko ponsel mitra Vivo (450 toko) dan toko Vivo (6 toko), neon box, baliho, dan iven.

“Makin banyak branding, ingatan orang tentang Vivo makin kuat,” ucap pria berkebangsaan Cina tersebut.  

Faktor kedua, kata Murphy, bertambahnya jumlah sumber daya manusia (SDM) Vivo di Sumbar. Pada 2016, SDM Vivo Sumbar berjumlah 60 orang, sedangkan pada 2017 berjumlah 300 orang. Sementara itu, faktor ketiga adalah keberadaan pusat servis di kantor pusat Vivo Sumbar di Padang yang dibuka mulai Mei. Adapun faktor keempat adalah terpacunya semangat karyawan dengan penerapan tiga skema, yakni gaji pokok, insentif dari tercapainya target penjualan, dan penghargaan dari capaian target penjualan merek tertentu. Penghargaan tersebut berbentuk, misalnya, uang dan barang.

“Kami juga memberikan punishment (hukuman) bagi karyawan yang target penjualannya tidak tercapai, yakni eliminasi. Evaluasi kinerja karyawan ini dilakukan sekali dua atau tiga bulan,” tuturnya.

Rencana 2018

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]