Lagi, Pencuri Motor Beraksi di RSUD Lubuk Sikaping


Kamis, 04 Januari 2018 - 21:27:56 WIB
Lagi, Pencuri Motor Beraksi di RSUD Lubuk Sikaping Inilah lokasi parkir khusus petugas RSUD Lubuksikaping, tempat korban memakirkan sepeda motor jenis miliknya yang raib dibawa kabur pelaku.

PASAMAN, HARIAHALUAN.COM--Pencurian di parkiran RSUD Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, kembali terjadi.  Kali ini motor seorang pegawai RSUD Lubuksikaping itu, Retna Wati (34), warga Ambacang Anggang,  Nagari Aia Manggih, Kecamatan Lubuk Sikaping hilang dicuri di rumah sakit milik Pemkab Pasaman tersebut, Rabu (3/1). 

Saat ditemui di kawasan Rumah Sakit, Kamis (4/1), Wati menyebutkan, dirinya memarkirkan sepeda motor jenis Yamaha Mio Sporty warna biru dengan nomor polisi BA 2915 DN di parkiran khusus pegawai rumah sakit.

Baca Juga : Diduga Jadi Korban Pengeroyokan, Seorang Polisi Meninggal di Trotoar

Namun korban baru mengetahui motor miliknya raib digasak maling ketika hendak pulang ke rumah, sekitar pukul 16.00 WIB. Korban sudah tidak menemukan lagi sepeda motornya terparkir di sana. 

“Sepeda motor saya parkirkan di tempat parkir kendaraan pegawai yang berada di depan rumah sakit. Ketika hendak pulang  taunya kereta saya sudah tidak ada lagi diparkiran," katanya Wati. 

Baca Juga : Edarkan Narkoba, Oknum ASN Lapas Bukittinggi dan Tiga Rekannya Diciduk

Ia mengatakan, kejadian itu sudah dua kali terjadi dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, juga menimpa Wedra Yefnita (36), pegawai kontrak RSUD juga kehilangan sepeda motor jenis Yamaha Mio, warna putih, BA 4276 DV, dari parkiran rumah sakit, pada 12 Desember 2017 lalu.

"Sedih, mau gimana lagi. Semoga pelakunya cepat terungkap," ucap Wati penuh kecewa.

Baca Juga : Lagi! TKI Disiksa di Malaysia, Gaji 5 Tahun tak Dibayar

Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin melalui Kasat Reskrim, Iptu Zulhendri mengatakan, bahwa korban baru mengetahui kejadian itu ketika hendak pulang bekerja dari RSUD. Korban, tidak menemukan sepeda motornya yang diparkir di halaman parkir rumah sakit.

"Dan setelah pelapor melihat rekaman kamera CCTV milik RSUD, diketahui jika sepeda motor milik korban tersebut telah di bawa oleh seorang laki-laki yang tidak dikenalinya," ungkap Iptu Zulhendri.

Baca Juga : Minggu Dini Hari, Ratusan Pemuda Bersenjata Terlibat Tawuran di Medan

Peristiwa nahas itu, kata Zulhendri langsung dilaporkan oleh suami korban, Hendra Junaidi (37) ke Sentra Pelayanan Kepolisia Terpadu (SPKT) Polres Pasaman, Rabu (3/1) pukul 16.00 Wib.

"Dengan laporan polisi nomor: LP/01/I/2018/SPKT Res-Psm, tentang dugaan tindak pidana curanmor, pasal 363 KUHP," katanya.

Zulhendri menjelaskan, dalam sebulan terakhir sebanyak empat unit sepeda motor dikawasan Lubuksikaping hilang dicuri. Pihaknya pun, kata dia, tidak tinggal diam dan sudah melakukan penyelidikan guna mengungkap komplotan pelaku curanmor tersebut.

"Dalam bulan Desember kemarin, ada 3 unit ranmor hilang. Di bulan Januari ini, sudah ada satu unit. Keseluruhan peristiwa itu masih kita dalami siapa pelakunya," katanya.

Bahkan untuk mengungkap komplotan tersebut, pihaknya, kata dia, sudah menjalin koordinasi dengan sejumlah Polres tetangga, guna mempersempit ruang gerak para komplotan curanmor tersebut.

"Kami sudah mengusahakan koordinasi antar Sat Reskrim Polres tetangga saling tukar-menukar informasi untuk mempersempit ruang gerak pelaku  Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini terungkap," ujar Iptu Zulhendri. 

Akibat terulangnya peristiwa tersebut, sejumlah karyawan dan pengunjung RSUD Lubuksikaping, mengaku kian cemas terhadap keamanan sepeda motor milik mereka, meskipun sejumlah kamera pengawas (CCTV) sudah terpasang dibeberapa titik di rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Pasaman itu. (h/yud)

 

 

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]