Berupaya Harus dalam Koridor Hukum, Basko Kembali Ajukan Perlawanan


Senin, 08 Januari 2018 - 17:35:39 WIB
Berupaya Harus dalam Koridor Hukum, Basko Kembali Ajukan Perlawanan Ilustasi/Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM Tindakan berkirim surat oleh PT KAI kepada beberapa perusahaan negara yang memiliki aset di lahan milik H Basrizal Koto, tidak akan mempengaruhi itikad Basko untuk memperjuangkan haknya di dalam koridor hukum. Selain itu, tindakan PT KAI diduga karena ketidakmengertian bagaimana bertindak dalam koridor hukum.

Hal itu disampaikan Penasihat Hukum (PH) H Basko, Dr Fachmi. Mantan Kajati Sumbar itu menyatakan, sah-sah saja PT KAI menyurati PLN, Telkom, atau perusahaan lainnya. Namun, apakah surat itu bernilai dalam koridor yuridis bagi negara. Belum tentu.

Baca Juga : Waduh! Putin Murka, 10 Diplomat AS 'Diusir' dari Rusia

“Terserah saja PT KAI melakukan upaya apa pun. Itu hak mereka, tapi ditinjau dari aspek yuridis apakah surat itu bernilai dalam aspek hukum. Kalau tidak ada nilai, ya percuma saja. Apa pun upayanya, kami tetap berusaha dalam koridor hukum. Karena negara kita ini negara hukum. Bisa saja itu bentuk arogansi PT KAI, atau ketidakmengertian mereka. Untuk urusan tanah, koridor hukumnya jelas Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA)," kata Fachmi.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]