Heboh! Perbudakan Seks LGBT Terkuak di Payakumbuh


Jumat, 12 Januari 2018 - 10:36:01 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Heboh! Perbudakan Seks LGBT Terkuak di Payakumbuh Dokumentasi Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Fakta mengejutkan tersiar dari Payakumbuh. Berawal dari penangkapan tiga anak jalanan oleh Polisi Pamong Praja (Pol PP), terkuak adanya kasus yang mengarah pada perbudakan seks. Pelakunya, seorang gay. Sejumlah anak jalanan yang masih berusia remaja yang jadi korban. Mereka dipaksa melayani nafsu sejenis kaum LGBT tersebut.

Pengakuan ketiganya sontak membuat heboh. Apalagi perbuatan menyimpang itu sudah berbulan-bulan dilakukan. Pelaku berinisial AS yang dikenal luas sebagai seorang waria, menjadikan dua anak jalanan sebagai pelampiasan nafsu, dan diiming-imingi tempat tinggal serta uang. Salah satunya bahkan sudah tinggal serumah selama tiga bulan.

Semuanya berawal sewaktu Pol PP menjaring beberapa anak jalanan yang sedang menghisap lem, Rabu (10/1) malam. Ketiganya lalu digelandang ke Mako Pol PP Payakumbuh untuk didata. Setelah pendataan selesai, mereka ditanyai seputar prilakunya setiap hari. Termasuk dimana mereka tinggal, dan dengan siapa menggantungkan hidupnya.

Usai pertanyaan diluncurkan, seorang anak jalanan berinisial IP (17) akhirnya bercerita. Dia mengaku tinggal dihidupi oleh seorang gay. Konsekuensinya, setiap malam dirinya dipaksa untuk memuaskan nafsu sang gay tersebut.

“Saya sudah tinggal serumah, dan melakukan hubungan intim. Sering. Hampir setiap malam melakukan dengannya,” tutur IP ketika ditanya petugas.

Diceritakan IP, awalnya dia bertemu dengan si waria di warnet kawasan Bunian, Kota Payakumbuh. Kedatangannya ke warnet juga atas ajakan pelaku. Setelah berada di warnet, dia mulai dirayu.

“Saya diiming-imingi tempat tinggal dan uang. Karena memang tidak punya tempat tinggal dan uang, saya terima saja ajakan itu. Termasuk berhubungan badan,” papar IP.

Ketika itu, IP memang butuh tempat tinggal. Dia tidak punya orangtua dan hanya dirawat neneknya sewaktu kecil. Saat duduk di bangku kelas satu SD, neneknya meninggal. Otomatis IP sebatang kara dan berhenti sekolah. Hingga sekarang dirinya menghabiskan waktu di jalanan dan tidut di emperan toko tingkat dua bekas Aprilia, Pasar Payakumbuh.

“Namun sejak bergaul dengan AS, saya lebih sering tidur di rumahnya dan dijadikan objek seks,” tutur IP.

Oleh pelaku LGBT, IP diposisikan sebagai top. Dalam istilah kaum LGBT, top lebih identik dengan pasangan yang memposisikan diri sebagai pria dalam berhubungan sesama jenis. Sedangkan AS bertindak sebagai bottom, atau perempuan. “Saya yang melakukan kepadanya,” lanjut IP lagi.

IP tidak sendiri. Kawannya, RZ (15) juga mengalami kejadian itu juga. Bedanya, jika IP jadi top, RZ malah diposisikan AS sebagai bottom. Dia diperlakukan layaknya seorang perempuan dalam berhubungan badan, dengan iming-iming uang Rp5 ribu. RZ yang mengaku asal Bukittinggi dan sudah setahun berada di Payakumbuh mengatakan baru tiga kali melayani nafsu menyimpang waria tersebut.

“Kalau saya baru tiga kali,” sebutnya.

Sedangkan remaja ketiga berinisial AH (14) mengaku hanya disuruh meraba-raba tubuh seorang pengidap LGBT berinisial BA. Dia bukan asli Payakumbuh. Datang ke Kota Batiah beberapa bulan yang lalu dan menjadi anak jalanan. “Saya disuruh meraba tubuhnya. Tapi bukan dengan AS. Orangnya berbeda pula. Tapi sama-sama laki-laki,” ungkap AH.(h/mg-ari)

 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
Baca Juga Topik #LGBT di Sumbar
Ada 5 Ribu Lelaki Suka Lelaki di Sumbar KAMMI Yakin LGBT Bisa Sembuh Wagub: Usir LGBT dari Sumbar LGBT di Pessel Capai 500 Orang Cari Mangsa di Sosmed, Pelaku LGBT Diringkus Satpol PP YG, Sang Pelaku LGBT Mengaku Juga Masih Menyukai Lawan Jenis Pria LGBT Bukittinggi Cari Mangsa di Padang Panjang Grup LGBT Gemparkan Tanah Datar Heboh, Ada Formulir Larangan LGBT bagi Mahasiswa Baru Unand Wasekjen Gerindra, Andre Rosiade: Dukung Unand Tolak LGBT! Jadi Trending Topic, Muncul Tagar #DukungUnandTolakLGBT Wagub : LGBT Tidak Boleh Ada di Ranah Minang Kembalikan Siswa LGBT ke Orangtuanya Pernah Ada Pesta Gay di Payakumbuh, Dinkes: 625 Pria Terdeteksi LGBT Ada Puluhan Ribu Pria Gay di Sumbar LGBT di Sumbar, Forsis: Mereka Berkamuflase Adakan Acara Forsis: Kelompok LGBT Terbesar di Sumbar Ada di Padang LGBT Sumbar Eksis Lewat Medsos Pakar: LGBT Tidak Alamiah, Tapi Ideologi dan Seks Ritualnya DPRD Sumbar: LGBT Keluar dari Sumbar Atau Sangsi Adat Polres Bukittinggi Siap Tindak Pelaku LGBT yang Tertangkap Tangan Edan! Seorang Gay di Sumbar Pernah "Layani" 200 Pria Lelaki Seks Lelaki di Sumbar, Ada Ayah dan Anak Penularan HIV Paling Mudah Lewat LSL LGBT, Rangkul dan Obati DPRD Sumbar Rancang Perda Anti LGBT Mustahil Tangkal LGBT Tanpa Pendidikan Seks Dini Gay Sasar Pelajar Kota Batiah Sumbar Bergerak Tangkal LGBT Gubernur Sumbar Setuju Perda anti-LGBT Ketua DPRD Sumbar: LGBT Tanggung Jawab Gubernur Pemprov Sumbar Bentuk Tim Anti LGBT LGBT Sumbar Terbanyak di Indonesia Cegah HIV/AIDS, Tangkal LGBT Korban Budak Seks LGBT di Payakumbuh, Pol PP Kordinasi dengan Polisi Sumbar Rumuskan Aksi Nyata Tangkal LGBT Wagub: Bangun Rumah Rehabilitasi Khusus LGBT Perilaku Gay Mulai Berubah, Incar Pasangan TOP Pelaku Gay di Sumbar Meningkat Setelah Libur Panjang Tangkal LGBT di Sumbar, 17 Ribu Guru Dikerahkan Pol PP Sumbar Terus Mengawasi LGBT Terkait LGBT, Perda Maksiat di Sumbar Bakal Direvisi KAMMI Tanah datar Gelar Aksi Tolak LGBT LKAAM dan Bundo Kanduang: Revisi Perda Maksiat Untuk LGBT Jangan Hanya Wacana  Padang Parang Basosoh dengan LGBT Perda Penanggulangan HIV/AIDS Payakumbuh Belum Menyentuh LGBT Warga Minta Pemko Payakumbuh Siapkan Perda Anti LGBT Kaum LGBT Dominasi ODHA Pasaman Konsisten Tolak LGBT Pemprov Sumbar Kurang Serius Urus Perda LGBT 4D Dalam Hukum Adat Bisa Cegah LGBT di Sumbar 9.024 Lelaki Sumbar Pelanggan Waria Perilaku Seks Menyimpang Ancam Sistem Pewarisan, Hukum Adat untuk Pelaku LGBT Penolakan LGBT di Sumbar Hanya 'Omdo', Tak Berpengaruh Kepada Kami Wagub Sumbar: Tidak Mudah Menanggulangi Perkembangan LGBT Gay di Padang Mengaku Pesimis Bisa Sembuh, Psikolog: Dia Tidak Ikut Terapi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM