Minta Keadilan, Pasangan Syamsuar Syam-Misliza Melapor ke Panwaslu Padang


Rabu, 17 Januari 2018 - 12:30:16 WIB
Minta Keadilan, Pasangan Syamsuar Syam-Misliza Melapor ke Panwaslu Padang Syamsuar Syam didampingi istri kedua, saat mendaftarkan diri ke KPU Padang sebagai calon walikota yang berpasangan dengan istri pertama Misliza

PADANG, HARIANHALUAN.COM—Tidak terima dengan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, pasangan calon dari jalur perseorangan Syamsuar Syam-Misliza melapor ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Padang.

Pasangan suami istri Syamsuar Syam-Misliza ini datang ke Panwaslu didampingi oleh kuasa hukumnya Luki, dan Hadi sebagai LO-nya serta seorang anak laki-lakinya. Kedatangan pasangan ini disambut oleh Kepala sekretariat Panwas, Hengky Eka Putra dan, staf di bidang Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran, Romi, Senin malam pukul 20.26 WIB.

Usai menyampaikan laporannya, Syamsuar Syam mengatakan, kehadirannya di kantor Panwas itu untuk melaporkan rasa ketidakadilan yang diterimanya dari KPU Kota Padang. Pasalnya KPU menolak pendaftaran pencalonan dia bersama Misliza sebagai Bapaslon.

"Kehadiran saya ini untuk meminta keadilan atas hal-halnya atas penolakan KPU terhadap pendapatan pencalonannya," ungkap Syamsuar.

 Ia menegaskan akibat penolakan KPU terhadap pendaftarannyaia mengalami beberapa dampak buruk.

"Atas penolakan itu menjadikan psikologis saya terpukul. Bahkan muncul fitnah yang menuding saya sudah menerima uang dari salah satu paslon karena tidak bisa mencalon. Terus terang itu tidak benar sama sekali," tegas Syamsuar mengklarifikasi.

 Bahkan, dengan munculnya fitnah itu banyak dari relawannya pergi meninggalkan dirinya. "Ini jelas membuat saya terpukul. Maka dari itu saya melapor ke Panwas agar beban yang saya alami ini hilang, dan nama baik saya bisa dipulihkan lagi,"  harapSyamsuar Syam.

Sementara itu, Kuasa hukum Syamsuar, Palesi Permana membenarkan kliennya melapor ke Panwas pada Senin malam itu, dan laporan pengaduan Syamsuar itu sudah diterima.

 "Laporan atau pengaduan kami sudah diterima Panwas, namun ada beberapa berkas laporan itu yang perlu diperbaiki dan dilengkapi. Paling lambat besok (Selasa, red) atau lusa laporan itu kami lengkapi,"ujarnya.

Kepala Sekretariat Panwas, Hengky Eka Putra membenarkan pihaknya sudah menerima pengaduan Syamsuar Syam-Misliza itu. Tapi, kata Hengky, ada beberapa berkas laporan yang harus diperbaiki pihak pengadu. "Inti dari pengaduan Syamsuar Syam-Misliza itu terkait penolakan KPU Kota Padang terhadap berkas pencalonan Bapaslon ini untuk mencalon," ujar Hengky.

 Hengky menyatakan, agar bapaslon ini melengkapi atau perbaiki dokumen pengaduannya yang dimasukkan ke Panwaslu terlebih dahulu. Perbaikan tersebut sudah harus dimasukkan kembali paling lambat hari Rabu lusa batas terakhir melengkapinya. Setelah itu, pihak Komisioner yang menentukan kapan permohonan atau pengaduan Bapaslon ini akan disidang.

 Sebelum kedatangan pasangan ini ke Panwaslu, pada hari yang sama pukul 18.00 WIB sudah terlebih dahulu kuasa hukumnya mendatangi kantor Panwaslu untuk melakukan konsultaasi terkait upaya hukum yang bisa dilakukannya atas putusan KPU. (h/rin)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]