Eksekusi Membabi Buta, Juru Sita PN Padang Dilaporkan ke Polda


Ahad, 21 Januari 2018 - 12:54:47 WIB
Eksekusi Membabi Buta, Juru Sita PN Padang Dilaporkan ke Polda H Basrizal Koto saat melakukan negoisasi sebelum eksekusi dilakukan, Kamis (18/1/2018).
Peruntuhan bangunan yang dilakukan Basrul cs menurut Zico merupakan tindak perusakan yang dilakukan dengan sengaja. Beranjak dari hal itulah laporan dilakukan. Apa yang dilakukan merupakan upaya Zico dalam mencari keadilan dan memperjuangkan haknya. "Kami hanya berharap keadilan di negeri ini. Alangkah mirisnya, owner (Basko-red) dulu datang dan berinvestasi ke kampung halaman atas undangan Gubernur Sumbar. Bukan ujuk-ujuk datang. Undangan itu diterjemahkan sebagai panggilan untuk membangun kampung halaman. Berbuat dan memberikan yang terbaik kepada tanah kelahirannya. Namun, setelah segala pengabdian dilakukan, lapangan pekerjaan dibuka, kami seolah dipaksa untuk pergi. Diusir dengan cara-cara tidak elegan," sebut Zico.

Di sisi lain, pelaporan juga dilakukan sebagai bentuk memperjuangkan nasib seribuan karyawan yang menggantungkan hidup dan mencari nafkah di Basko Hotel dan Grand Mall. Jika penggusuran yang di luar koridor tetap dilakukan, para pekerja berkemungkinan kehilangan mata pencarian mereka. "Ini bentuk tanggung jawab kami. Perjuangan ini bukan semata untuk menyelamatkan aset Basko, tapi lebih kepada perjuangan agar nasib seribuan pekerja jelas. Mereka butuh kepastian dan kenyamanan dalam bekerja," sebut Zico.

Laporan Zico diterima langsung petugas SPKT Polda Sumbar, Brigadir Ruri Ramadona. Usai membuat laporan, Zico langsung dimintai keterangan sebagai pelapor oleh penyidik Ditreskrimum Polda Sumbar, Brigadir Gita Agusta. (h/ben)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]