TKCI Sawahlunto Diberi Penyuluhan Narkoba


Selasa, 23 Januari 2018 - 21:47:11 WIB
TKCI Sawahlunto Diberi Penyuluhan Narkoba KAPOLRES Sawahlunto, AKBP Zamroni Wibowo saat memberikan materi penyuluhan narkoba bagi anggota TKCI yang digelar BNNK Sawahlunto, Selasa (23/1). RIKI YUHERMAN

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 40 anggota komunitas Toyota Kijang Club Indonesia (TKCI) Kota Sawahlunto mengikuti sosialisasi desiminasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Sawahlunto, Selasa (23/1) di Hotel Ombilin. Menariknya sosialisasi dan penyuluhan ini diinisiatif oleh kumunitas TKCI sendiri.

Hadir sebagai pemateri Kepala BNNK, Guspriadi dan Kapolres Sawahlunto, AKBP Zamroni Wibowo.

Baca Juga : Main Layangan Dekat Jaringan Lisrik PLN, Ini Bahayanya

"Kami menyambut baik dan mengapresiasi setiap orang, badan komunitas dan instansi lainnya yang mau membuka diri untuk lebih dalam mengetahui dampak buruknya memakai maupun mengedarkan narkoba, termasuk komunitas mobil seperti TKCI ini," kata Kepala BNNK Sawahlunto, Guspriadi saat menyampaikan materi.

Guspriadi menyebutkan pihaknya terus berupaya merangkul komunitas ataupun klub yang ada, agar tidak terjerat barang haram tersebut.

Baca Juga : Karhutla Cagar Biosfer Capai 100 Hektare, Tim Kesulitan Lakukan Pemadaman

"Jika ada yang telah terlanjur terlibat dengan narkoba, sebaiknya cepat melapor ke BNNK Sawahlunto untuk dilakukan rehabilitasi, kecuali pengedar sekaligus pemakai akan dikenakan sanksi jeratan hukum, hingga tuntunan hukuman mati," tegas bapak tiga putri itu.

Ditambahkan Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Sawahlunto, Muryanto, hadirnya BNNK Sawahlunto meski disyukuri bersama. Dimana hal ini dapat sebagai upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di kota ini. Pihaknya bukan menginginkan adanya penemuan dan penangkapan kasus terkait narkotika, akan tetapi dengan adanya BNNK kewaspadaan masyarakat akan jeratan barang haram tersebut bisa dibendung.

Baca Juga : 100 Korporasi Perkebunan Dikumpulkan, Diperingatkan Agar Cegah Dini Karhutla

"Kepada anggota TKCI yang hadir kali ini kita berharap, bisa menjadi perpanjangan informasi BNN untuk menyampaikan kepada komunitasnya serta keluarga dan warga sekitarnya, betapa berbahayanya jika sudah terjerat barang haram tersebut, termasuk konsekuensi hukumnya," sebutnya.

Sementara Kapolres Sawahlunto, AKBP. Zamroni Wibowo menambahkan, ancaman bahaya narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Untuk mengatasi masalah ini perlu dukungan semua elemen, agar menyelamatkan dan membebaskan generasi muda dari bahaya narkoba. Harapanya melalui komunitas TKCI bisa menyampaikan secara berantai kepada masyarakat akan bahayanya narkoba. Mulai dari diri sendiri, antar anggota komunitas, keluarga, lingkungan sekitar baru masyarakat luas.

Baca Juga : Padamkan Karhutla, Personal Gabungan Bermalam di Hutan

"Kami banyak melihat pemberitaan maraknya peredaran narkoba di Indonesia, sudah banyak korban yang diakibatkan oleh narkoba. Narkoba sudah menjadi musuh negara yang harus diperangi yang tentunya melibatkan semua unsur termasuk komunitas masyarakat," ungkapnya.

Kapolres menambahkan, sangat penting mengetahui dan memahami permasalahan narkoba dan juga harus mampu mendeteksi gejala dini seseorang yang memakai dan terlibat dengan barang haram tersebut. (h/mg-rki)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]