Pengharagaan dari Kapolda Sumbar

Dari yang Suka Menolong, Hingga Berhasil Ternak Bebek


Kamis, 01 Februari 2018 - 10:02:26 WIB
Dari yang Suka Menolong, Hingga Berhasil Ternak Bebek Anggota Polres Solok Kota mendapat penghargaan dari Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal di Mapolda Sumbar, Padang, Rabu (31/1). (foto Polres Solok Kota)

LAPORAN: HAIKAL

Menjadi polisi, tak melulu berurusan dengan tindak pidana. Mereka juga menjadi bagian dalam keseharian masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi kecil hingga persoalan kemanusiaan.  Hal itu tentu menjadi sesuatu yang luar biasa. Dan kemarin, empat personel polri yang berbuat luar biasa itu menerima penghargaan dari Kapolda Sumbar.

Dari empat orang personel polri yang menerima penghargaan itu, adalah AKP Ikhlas. Ia adalah Kasat Binmas di Polres Kepulauan Mentawai. Kapolda memberikan penghargaan kepadanya karena jiwa sosialnya di tempat bertugas. Ia dinilai memiliki  jiwa gotong royong yang tinggi, dan dibuktikan saat ini  aktif membantu warga di Sipora Utara yang mendapat musibah kebakaran.

Jiwa gotong royong yang dimilikinya itu, perwira menengah Polres Mentawai itu juga berhasil menemukan arsip akta tanah milik Polres Kepulauan Mentawai yang sempat hilang. Menariknya, Penghargaan yang diberikan Kapolda itu menjadi kado spesial bagi Ikhlas. Mengingat terhitung kemarin (31/1) sudah memasuki masa pensiun sekaligus kali pertamanya memasuki ruang kerja Kapolda Sumbar.

Lain lagi dengan Bripka Maihendri. Personel Bhabinkamtibmas Polsek IX Koto Sungai Lasi Polres Solok Kota itu diganjar penghargaan karena inisiatif melakukan bedah rumah warga miskin bernama Sumini di Nagari Indudur Sungai Lasi, Kota Solok.

Dengan biaya sendiri yang diperoleh dari hasil penjualan telur bebek yang dikelolanya sendiri. Lima tahun ia menyisihkan hasil penjualan itu kemudian uang terkumpul itu dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah Sumini. Hingga akhirnya Sumini yang juga seorang tunanetra itu memiliki rumah yang layak.

Bripka Mai Hendri ini sebelumnya juga mendapat penghargaan dan diundang langsung Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Jakarta. Bahkan berkat kerja ikhlasnya itu, Mai Hendri, mendapatkan prioritas untuk pendidikan sekolah perwira Polisi.

Penghargaaan selanjutan juga diserahkan Kapolda kepada dua personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sumbar yakni Bripka Ngatno dan Bripda Hasbi Abdul Gani.

Kedua personil itu mendapat penghargaan atas dedikasinya dalam upaya menyelamatkan korban perahu terbalik di kawasan Muaro Sasak Pasaman Barat pada Selasa (9/1) lalu. Keduanya terjun dan berenang ke laut hingga akhirnya korban dapat diselamatkan.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal mengakui, keempat personel yang diganjar penghargaan itu merupakan personil kepolisan yang luar bisa. Karena dedikasi yang dilakukan para personil kepolisan itu menjadi motivasi bagi banyak orang untuk saling membantu dan menolong sesama. Dan diharapkan menjadi motivasi bagi personil kepolisian lainnya.

"Kehadiran Polisi harus dirasakan masyarakat, hal inilah yang dilakukan keempat personel ini atas jiwa sosial dan kemanusiannya untuk mengabdi kepada masyarakat. Secara pribadi dan secara kelembagaan, kami sangat mengapresiasi hal ini karena menjadi inspirasi, tidak hanya di jajaran kepolisian tapi bagi masyarakat luas tentunya. dan mereka selayaknya diberikan penghargaan," ucap Kapolda Sumbar. Irjen Pol Fakhrizal.

Disebutkannya, kepada Bripka Mai Hendri pihaknya memprioritaskan dengan memberikan penghargaan talent scouting untuk mendapat sekolah inspektur polisi (SIP).

"Dia (Bripka Mai Hendri) sangat mulia dengan berternak itik dan hasil penjualan telur yang diternak itu dikumpulkan dipergunakan untuk merehab rumah masyarakat, uang itu ditabung selama beberapa tahun," terangnya..

Irjen Pol Fakhrizal secara pribadi dan institusi mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada empat personel itu. Ia yakin, semoga penghargaan itu menjadi kenangan terindah dan didikasinya dibalas Yang Maha Kuasa.

Sementara itu, Maihendri, usai diganjar penghargaan dari Kapolda Sumbar atas dedikasi kemanusian kepada masyarakat yang dilakukannya menuturkan pengahragaan yang diterimanya itu sama sekali tidak pernah dibayangkan. Baginya membantu orang yang sulit menjalani kehidupan merupakan sebuah keharusan.

"Ya saya sama sekali tidak pernah menyangka akan mendapat penghargaan ini, saya sangat terharu,"ucapnya.

Diakuinya, apa yang selama ini dilakukannya dengan mengumpulkan uang hasil penjualan telur bebek yang dikelolanya selama hampir 5 tahun beranjak dari keikhlasan dan niat yang ditanamkan dalam diri.

"Bapak dan ibu itu sudah berumur, sementara suaminya tunanetra, mereka hidup mengandalkan penjualan telur bebek dan itu tidak mencukupi. Kandangnya berada dibawah rumah, dan mereka tinggal di atas kandang itu, sehingga tertanam dalam niat saya untuk berternak bebek dan menyisihkan uang penjualan telur bebek itu untuk membantu memperbaiki rumahnya, alhamdullah niat itu terwujud,"ungkapnya.

Maihendri mengakui segala niat baik yang tertanam dalam hati akan dapat diwujudkan Tuhan suatu saat nanti dan akan dibalasi dari arah yang tidak disangka-sangka.(*)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM