Pegawai Dinas Pariwisata Padang Dipukul Preman di Pantai Aia Manih


Jumat, 09 Februari 2018 - 18:50:56 WIB
Pegawai Dinas Pariwisata Padang Dipukul Preman di Pantai Aia Manih Ilustasi/Haluan


PADANG, HARIANHALUAN.COM- Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Padang, Tedi,  dipukul preman di Pantai Air Manis,  Kamis (8/2) siang.  Akibatnya,  pegawai yang bekerja di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan itu merasakan sakit di bagian perut dan baju dinasnya robek setelah dipukuli pelaku.  

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang Medi Iswandi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.  \

Baca Juga : Siman, Korban Terakhir Longsor Lokasi Tambang Emas Solok Selatan Ditemukan Jelang Magrib

Dikatakan Medi,  awalnya Tedi, sedang melakukan tugasnya memungut tanda masuk terhadap sebelas bus pariwisata di pintu masuk Pantai Air Manis.  Saat memungut tanda masuk,  tiba-tiba Tedi ditarik seorang oknum preman berinisial D.  Kemudian D langsung melancarkan pukulan ke perut Tedi sehingga pakaian dinasnya robek.  Beruntung setelah itu keduanya berhasil dilerai. 

"Tedi dipukul di bagian perut dan kami kemudian melerainya, " ucap Medi kepada Haluan, Kamis (8/2).  

Baca Juga : Longsor Terjang Beberapa Wilayah di Bayang Pesisir Selatan Usai Diguyur Hujan

Saat itu juga Medi menyebut kepada D untuk meminta maaf atas perbuatannya itu.  Jika tidak,  pihaknya akan membuat laporan ke pihak berwajib.  

"Oknum tersebut memohon-mohon dan meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Untuk kali ini kita maafkan," tutur Medi.  

Medi mengatakan,  kawasan Pantai Air Manis selama ini memang menjadi incaran oknum preman untuk berbuat kriminal,  seperti pungutan liar atau memalak.  Berdasarkan laporan yang diterimanya,  oknum D kerap melakukan aksi palak di objek wisata tersebut.  

"Mungkin karena melihat banyaknya tamu yang datang,  oknum ini merasa terhalangi keinginannya untuk melancarkan aksi, sehingga akhirnya memukuli anggota saya," ujar Medi.  

Medi menuturkan,  sebenarnya Pendapatan Asli Daerah (PAD)  sektor pariwisata di Pantai Air Manis cukup besar.  Melihat potensi itu,  pihaknya kemudian mengubah pola kerja di pintu gerbang masuk. Terhitung sejak dua hari ini,  tiap pegawai pariwisata digilir untuk menjaga objek wisata yang dikenal dengan cerita Malin Kundang itu. 

"Sejak kita ubah polanya,  pendapatan meningkat tajam menjadi rata-rata Rp 3 juta perhari. Sebelumnya hanya Rp 500ribu saja," sebut Medi. (h/mg-mel)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]