Bawa Sabu, Atlet Judo di Padang Diciduk Polisi


Selasa, 13 Februari 2018 - 22:52:50 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Bawa Sabu, Atlet Judo di Padang Diciduk Polisi Ilustasi/Haluan

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Mantan atlet Judo menjadi tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Ironisnya, mantan atlet tersebut yang berinisial N (27) diajarkan oleh keponakannya T (17) yang merupakan pelajar putus sekolah untuk menggunakan barang haram tersebut.

Keduanya ditangkap oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) di Jalan S. Parman tepatnya depan makam pahlawan, Kelurahan Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Senin (5/2) lalu.

Tersangka N merupakan warga Cupak Tangah, RT 03, RW 02, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang dan T warga jalan Alai Kapalo Koto, RT 04, RW 03, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

"Dari kedua tersangka diperoleh 10 paket atau paket hemat narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis sabu dengan berat 0,29 gram,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Kumbul KS di Mapolda Sumbar, Selasa (13/2).

Kumbul menjelaskan penangkapan atlet dan pelajar ini menjadi perhatian. "Dari 10 kasus tindak pidana narkoba yang ditangani Ditresnarkoba Polda Sumbar dengan 14 tersangka kasus atlet dan pelajar yang menjadi perhatian selama minggu awal bulan Februari ini,” jelasnya.

Kumbul KS menambahkan, sedangkan untuk pelaku berinisial T merupakan remaja putus sekolah. Dia memikiki hubungan dengan pelaku N yang merupakan paman yang bersangkutan.

"Dari keterangan pelaku mereka hanya sebagai pemakai, ini masih kita dalami. Sebab, barang bukti yang ditemukan telah dipecah menjadi 10 paket siap edar tersebut,” tandasnya.

Kumbul menerangkan dari 10 kasus dan 14 tersangka total barang bukti yang diamankan oleh petugas cukup banyak.

 "Total barang bukti yang diamankan sebanyak 181,44 gram sabu, 396,44 gram daun ganja, dan 17 pil ekstasi, pengungkapan ini khusus dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar,” ungkapnya.

Para tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara dan atau hukuman mati.

Terpisah Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar Syaiful saat dikonfirmasi mengaku baru mengetahui dari media yang hendak mengkonfirmasi.

"Saya berterima kasih kepada kawan-kawan media yang sudah memberitahu dan mengkomunikasikan tentang ditangkapnya mantan atlet tersebut,” kata Syaiful di ruang kerjanya di Jalan Rasuna Said, Kota Padang.



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 14 Januari 2019 - 20:07:00 WIB

    “Jangan Bawa Tidur” SPj Fiktif di Sumbar

    “Jangan Bawa Tidur” SPj Fiktif di Sumbar Penanganan kasus terkesan lamban. Padahal kasusnya jelas, terpidananya sudah ada, informasinya sudah banyak, tetapi penegak hukum belum juga menindaklanjuti secara lebih konkrit. (M. ISA GAUTAMA-PK GEBRAK).
  • Jumat, 21 Desember 2018 - 11:04:27 WIB

    Irigasi Batang Bawan Rusak Sejak 2015, Ribuan Haktare Lahan Mati

    Irigasi Batang Bawan Rusak Sejak 2015, Ribuan Haktare Lahan Mati PADANG, HARIANHALUAN.COM – Kerusakan Irigasi Batang Bawan telah berlangsung sejak 2015 lalu. Dampak yang diderita oleh masyarakat, terutama petani, tak tanggung-tanggung. 1.223 hektare (ha) lahan pertanian mati total, setid.
  • Selasa, 11 Desember 2018 - 13:45:25 WIB

    Longsor di Palupuah, Tiga Ambulans Bawa Jenazah Terjebak

    Longsor di Palupuah, Tiga Ambulans Bawa Jenazah Terjebak AGAM, HARIANHALUAN. COM- Tiga unit mobil ambulance membawa jenazah terjebak jalan longsor di ruas jalan Bukittinggi - Medan tepatnya di KM 25 depan Mapolsek Palupuah, Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam, Rabu (11/12)..
  • Jumat, 16 November 2018 - 09:42:33 WIB

    Seberangi Sungai Sambil Bawa BBM, Seorang Pria Hanyut di Batang Kapas

    Seberangi Sungai Sambil Bawa BBM, Seorang Pria Hanyut di Batang Kapas PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Seorang warga Kampung Sungai Nyalo, Nagari IV Koto Mudiek, Kecamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), dikabarkan hilang terbawa arus sungai, sejak Rabu, (14/11), hingga kini Kamis, (.
  • Sabtu, 10 November 2018 - 12:42:04 WIB

    Anak yang Diikat di Pohon Dibawa ke Dinsos, Orang Tua: Biarlah Saya Mati

    Anak yang Diikat di Pohon Dibawa ke Dinsos, Orang Tua: Biarlah Saya Mati PADANG, HARIANHALUAN.COM— Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menilai kasus diikatnya seorang bocah kecil bernama samaran Kriwil oleh ibu kandungnya di akar pohon beringin Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol merupakan .

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM