Dipicu Eksekusi Lahan, Polisi dan Petani Bentrok di Pessel


Kamis, 01 Maret 2018 - 10:04:13 WIB
Dipicu Eksekusi Lahan, Polisi dan Petani Bentrok di Pessel Seorang warga yang pingsan setelah terlibat bentrok dengan aparat dalam eksekusi lahan di di Kecamatan Lunang Silaut, Pessel berakhir ricuh, Rabu (28/2). Pojok Indojati

Eksekusi lahan perkebunan sawit di Kecamatan Lunang Silaut, Pessel berakhir ricuh, Rabu (28/2). Seratusan aparat kepolisian yang mengamankan jalannya eksekusi terlibat bentrok fisik dengan puluhan petani yang mencoba mempertahankan lahan yang digarapnya. Belasan petani terluka. Enam orang bahkan sempat ditahan.

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Data yang dikumpulkan Haluan, dari belasan yang terluka, lima orang petani sempat dilarikan ke rumah sakit karena terluka saat terlibat kericuhan dengan aparat kepolisian dari Polres Pessel. Polisi mengaku terpaksa mengambil langkah tegas untuk membubarkan puluhan petani yang mencoba menghalangi eksekusi tersebut.

Baca Juga : Diduga Jadi Korban Pengeroyokan, Seorang Polisi Meninggal di Trotoar

Perwakilan para petani, Suardi Nike menyebutkan, lima orang yang dilarikan ke rumah sakit, hanya sebagian kecil dari jumlah korban.

“Banyak para petani yang juga kena pukul oleh petugas kepolisian, namun tidak dilarikan ke rumah sakit, karena hanya menderita luka ringan. Kalau untuk yang lima orang ini, lukanya berbekas dan cukup parah, makanya butuh penanganan medis,” terang Suardi Nike kepada Haluan, Rabu (28/2) malam.

Baca Juga : Edarkan Narkoba, Oknum ASN Lapas Bukittinggi dan Tiga Rekannya Diciduk

Dituturkan Suardi, petani sebenarnya hanya ingin memperjuangkan lahan yang sudah bertahun-tahun mereka garap, dan kemudian diklaim sebagai milik PT Sukses Jaya Wood. Upaya menghadang eksekusi dianggap menjadi bagian dari cara untuk mempertahankan lahan mereka.

“Petani itu hanya ingin mempertahankan tanah yang sudah mereka garap bertahun-tahun, kenapa dilawan dengan kekerasan? Ini yang memantik kericuhan. Polisi bertindak agresif kepada masyarakat yang sama sekali tidak membekali dirinya dengan senjata,” papar Suardi.

Baca Juga : Lagi! TKI Disiksa di Malaysia, Gaji 5 Tahun tak Dibayar

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]