Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, Polresta Solok Gandeng Tokoh Adat


Kamis, 01 Maret 2018 - 22:22:41 WIB
Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas, Polresta Solok Gandeng Tokoh Adat Ketua LKAAM Kota Solok,H.Rusli Khatib Suleman dan Ketua Bundo Kanduang, Milda Murniati mengkampanyekan kesadaran dan ketertiban berlalu lintas. Eri Satri

SOLOK, HARIANHALUAN.COM- Polres Solok Kota mengandeng tokoh adat  untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Hal itu terlihat dari kegiatan gelar pasukan operasi keselamatan berlalu lintas di Polres Solok kota, Kamis (1/3).

Keterlibatan tokoh adat seperti niniak mamak dan bundo kanduang ini tidak hanya sekedar menghadiri upacara gelar pasukan saja, melainkan ikut secara lansung mengkampanyekan  arti poentingnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Dalam show of force keliling Kota Solok, Ketua LKAM Kota Solok dan dan Ketua bundo kanduang secara bergantian menjadi juru kampanye kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas. Sepanjang lintasan yang dilaui, kedua tokoh adat ini mengajak seluruh warga kota untuk taat aturan dalam berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran  berlalu lintas sebagaiman yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Kapolres Solok Kota, AKBP Donny Setiawan saat gelar pasukan operasi keselamatan berlalu lintas mengatakan, Polri khususnya lalu lintas sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib tertib sosial di ruang publik melaksanakan atau menggelar operasi dengan sandi ‘Operasi Keselamatan Singgalang 2018 selama 21 hari dari 5 Maret sampai dengan 25 Maret 2018.

“Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan  masyarakat dalam berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas sesuai diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ),” ujar Donny Setiawan.

Lebih jauh dikatakannya, dalam Operasi Keselamatan Singgalang 2018 ini, Polres Solok Kota memiliki atensi menertibkan tiga jenis pelanggaran, yaitu tidak menggunakan helm,melawan arus dan pengendara belum cukup umur. Meskipun focus pada tiga jenis pelangggaran itu, namun demikian pelanggaran lain seperti menggunakan handphone saat mengemudi dan kendaraan roda dua membonceng orang lebih dari satu juga akan ditertibkan.

“Operasi Keselamatan Singgalang 2018 ini mengedepankan kegiatan preemtif,preventif dan disertai penekan hukum secara selektif prioritas guna meningkatkan simpatik masyarakat terhadap Polantas dalam mendukung kebijakan promoter (profesional, modern, terpercaya) dalam rangka terciptanya Kamselticar lantas dengan fungsi lantas sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib social di ruang publik, ujar Donny Setiawan. (h/eri)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]