BNNK Sawahlunto Rangkul BPD dan LPM


Jumat, 02 Maret 2018 - 11:34:33 WIB
BNNK Sawahlunto Rangkul BPD dan LPM BNNK Sawahlunto gelar Diseminasi Informasi P4GN bagi Kepala BPD, LPM se-Kota Sawahlunto, Kamis (1/3). RIKI YUHERMAN

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Selain merusak sendi kehidupan, pengedar dan pengguna narkoba dapat dijerat Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana minimal 4 tahun penjara. Bahkan pengedar bisa diganjar seumur hidup dan hukuman mati.

Hal itu diungkapkan Kasi Datun Kejaksaan Negeri Sawahlunto, Faisal Basni saat memberikan materi pada Desiminasi informasi Pencegahan, Pemberantasan, Penanggulangan dan Perdsran Gelap Narkotika (P4GN) Pemberantasan yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sawahlunto, Kamis (1/3), di Hotel Ombilin.

Turut hadir memberikan materi Kepala BNNK Sawahlunto, Guspriadi, Kasi Pencegahan, Kapten Inf Muryanto dan KBO Satnarkoba Polres Sawahlunto, Ipda Yuliarman.

Kasi Datun Faisal Basni dalam paparannya dihadapan Ketua Badan Permusyawarahan Desa (BPD), Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LPM Kecamatan se-Kota Sawahlunto itu meminta kepada peserta untuk dapat menyampaikan berbagai informasi terkait dengan narkoba ini kepada masyarakat di lingkungan masing masing.

"Sampaikan, jangan sampai terjebak mencicipi atau ingin merasakan narkoba jenis apapun. Sebab sekali mencoba sama dengan menghancurkan masa depan," pesannya.

Menurut Faisal, sekarang ini banyak sekali kasus masyarakat menjadi pemakai dan pengedar narkoba karena berawal dari ketidaktahuan. Karena itu dalam kesesempatan tersebut juga dipaparkan tentang jenis-jenis narkoba, bahaya narkoba, gejala atau tanda dari pemakai narkoba dari indikator fisik dan perilaku.

“Umumnya para pemakai narkoba bermula dari penasaran ingin mencoba, lari dari masalah, kurang percaya diri dan untuk bersenang-senang," jelasnya.

Kepala BNNK Sawahlunto, Guspriadi menegaskan, pihaknya intens melakukan upaya pencegahan dan juga pemberantasan narkoba ini. Salah satunya melalui desiminasi informasi P4GN dengan melibatkan seluruh aspek masyarakat seperti Ketua BPD dan LPM.

"Tugas dan tanggung jawab dalam menyelamatkan anak bangsa dari pengaruh pemakaian dan peredaran gelap narkoba tidak dapat dibebankan kepada pemerintah dan negara saja, tapi lebih dari itu peran seluruh elemen termasuk masyarakat sangat dibutuhkan sehingga barang haram mampu diredam peredarannya," sebut Guspriadi.

Ditambahkan Guspriadi, semenjak hadir BNNK Sawahlunto, pihaknya mempunyai tugas dan tanggung jawab menekan sekecil mungkin pemakaian dan peredaran gelap narkotika itu, baik melalui aksi penangkapan.

"Untuk itu Kepala BPD dan LPM yang hadir ini harus berperan aktif untuk bersama-sama memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang sangat meresahkan kita semua. Masalah narkoba bukan hanya masalah BNN tapi masalah kita semua," jelasnya didampingi Kasi Pencegahan Muryanto.

Ia juga menambahkan, melalui desiminasi informasi P4GN pihaknya berharap adanya kesamaan persepsi dan menciptakan sinergitas antara jajarannya dengan seluruh elemen masyarakat, dalam upaya mewujudkan program P4GN khususnya pada rawan-rawan narkotika lingkungan masing-masing.

Salah seorang peserta, Dahono Eko, selaku Ketua BPD Sikalang, Kecamatan Talawi sangat mengapresiasi kegiatan ini. Darlion menyebutkan, dirinya sangat bersyukur bisa mendapat informasi terkait narkoba tersebut sehingga dirinya bisa lebih memahami dan mampu membentengi diri dari barang haram itu.

"Kita sama tahu melalui pemberitaan bahwa Indonesia sudah dalam keadaan darurat narkoba. Dan hal itu harus diperangi secara bersama. Jadi melalui informasi yang kami dapat kali ini akan dicoba untuk diteruskan kepada masyarakat dilingkungan paling tidak untuk diri pribadi dan keluarga sendiri," katanya. (h/mg-rki)

 

 





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 10 April 2018 - 19:26:25 WIB

    Pessel Bakal Bangun Gedung BNNK

    Pessel Bakal Bangun Gedung BNNK PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) memastikan pada tahun 2018 ini membangun gedung Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK)..
  • Selasa, 12 April 2016 - 02:54:45 WIB

    BNNK Sawahlunto Terus Tekan Narkoba

    BNNK Sawahlunto Terus Tekan Narkoba SAWAHLUNTO, HALUAN — Upaya preventif untuk meminimalisir penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat, terus dilakukan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Sawahlunto, melalui sosialisasi dalam berbagai bentuk..
  • Selasa, 15 Maret 2016 - 03:00:37 WIB

    BNNK Sawahlunto Gelar Raker P4GN

    BNNK Sawahlunto Gelar Raker P4GN SAWAHLUNTO, HALUAN — Badan Narkotika Na­sional (BNN) Kota Sa­wah­lunto menggelar rapat kerja, dalam menekan Pen­ce­ga­han Pemberantasan Penya­lahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), de­ngan melibatkan sekolah .
  • Selasa, 12 Januari 2016 - 02:18:27 WIB

    BNNK Sawahlunto, Tidak Ada Celah Untuk Peredaran Narkoba

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Ba­dan Narkotika Nasio­nal Kota (BN­NK) Sawah­lunto, berko­mit­men untuk memerangi serta men­cegah dan menanggulangi pe­re­daran Narkotika dan Obat obat terlarang lainnya, ter­utama di­kalang.

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM